"Kita menangani kawasan terdampak udah dilakukan, hari ini tinggal satu RW yang tergenang di Semanan," kata dia di kantor Kemendagri, Jakarta, Selasa (7/1).
Meski demikian, Suharti optimistis dalam waktu dekat banjir di wilayah tersebut akan surut dan warga bisa beraktivias seperti biasa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"kita antisipasi posko-posko di kelurahan dan kecamatan dan menyiapkan logistik untuk antisipasi," kata dia.
[Gambas:Video CNN]
Berdasarkan data dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 7 Januari 2020 pukul 18.00 WIB, wilayah yang masih digenangi air hanya Jakarta Barat. Tinggi Muka Air (TMA) pun tercatat menurun, dari semula 20-60 cm menjadi 10-30 cm.
Selain itu, masih ada 118 Kepala Keluarga (KK) atau 539 orang pengungsi di daerah Jakarta Barat.
BNPB juga menyebut genangan terdata sudah tak ada di wilayah Bogor, Depok, Tangerang, Tangerang Selatan, Lebak, dan Bekasi. Secara keseluruhan, jumlah pengungsi di daerah Jakarta dan sekitarnya mencapai 3.865 KK atau 13.993 orang.
"Walaupun telah kembali ke rumah masing-masing dan melanjutkan aktivitas, masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dengan curah hujan tinggi yang masih akan berlangsung sepekan kedepan. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi siklus cuaca ekstrem masih akan berlangsung dan berulang hingga pertengahan Februari," tutur dia.
(rzr/arh)