Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Bastoni Purnama mengatakan pihaknya telah mengantongi identitas tiga pelaku yang melakukan aksi begal itu.
"Sudah diidentifikasi pelakunya," kata Bastoni saat dikonfirmasi, Rabu (22/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain memeriksa saksi, kata Fajrul, pihaknya juga memeriksa rekaman CCTV di lokasi kejadian.
[Gambas:Video CNN]
Dalam rekaman CCTV yang beredar, aksi begal itu menimpa seorang pria yang tengah menyantap makanan di warteg. Saat itu, dua orang pria langsung masuk ke dalam warteg, salah satunya tampak memegang celurit. Satu pelaku lainnya tampak menunggu di luar.
Pelaku mengancam korban menggunakan celurit yang dibawanya. Setelah itu pelaku pun merampas harta benda yang dibawa oleh korban.
Jakarta sebagai ibu kota dikenal dengan tingkat kriminalitas yang tinggi. Dalam laporan akhir tahun Polda Metro Jaya, misalnya, kejahatan di Jakarta terlapor sebanyak 32.614 kasus di 2019.
Dari 32.614 kasus kejahatan tersebut, Kapolda Metro Jaya saat itu, Gatot Edhy--masih berpangkat Irjen, menyebut artinya dalam setiap 16 menit 44 detik terjadi satu kejahatan. Angka ini pun diklaim menurun dari tahun sebelumnya. Kejahatan pada 2018 terjadi setiap 16 menit 11 detik.
Lihat juga:Kronologi Tawuran Pelajar Masuk Mal di Depok |
(ain/dis/ain)