Aceh Godok Prosedur Pemeriksaan Covid-19 Gratis Untuk Warga

CNN Indonesia | Kamis, 04/06/2020 08:00 WIB
Warga mengikuti test swab COVID-19 menggunakan mobil tes polymerase chain reaction (PCR) atau Mobile Combat COVID-19 di RSUD Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (28/5/2020). Swab test dengan Mobil tes polymerase chain reaction (PCR) atau Mobile Combat COVID-19 dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 tersebut bertujuan untuk mempercepat pengujian secara lebih masif dan spesimen swab di lapangan. ANTARA FOTO/Umarul Faruq/nz Warga mengikuti pengambilan sampel lewat swab test risiko infeksi virus corona (Covid-19). (ANTARA FOTO/Umarul Faruq)
Banda Aceh, CNN Indonesia -- Pemerintah Aceh menggodok rencana tes Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) untuk mengetahui risiko infeksi virus corona (Covid-19) secara gratis kepada masyarakat luas.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani mengatakan kebutuhan administratif itu, seperti untuk mendapatkan Surat Keterangan Pemeriksaan (Covid-19) yang akan melakukan perjalanan, administrasi pendidikan, atau kebutuhan administratif lainnya.

"Sedangkan pemeriksaan untuk kebutuhan medis Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan pasien positif Covid-19, memang tidak dipungut biaya," kata Saifullah, Rabu (3/6).


Saifullah mengatakan untuk itu semua pihaknya berkoordinasi dengan 13 rumah sakit rujukan Covid-19 yang telah ditetapkan, Dinas Kesehatan kabupaten/kota, dan Litbangkes Aceh, dan Kementerian Kesehatan RI.

Saifullah menerangkan mekanisme pendaftaran bagi masyarakat itu dari mulai prosedur, jadwal, hingga durasi mendapatkan hasil harus si

Saifullah bilang mekanisme pendaftaran bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan gratis tersebut, prosedur pemeriksaan, jadwal pelaksanaan, dan durasi waktu mendapatkan hasil pemeriksaan, harus sinkron di semua institusi pelayanan agar pelayanan kepada masyarakat lancar.

"Semua harus terkoordinasi dan kita persiapkan dengan sebaik-baiknya, agar masyarakat tidak kecewa," ucapnya.

Sementara itu, per Rabu, dilihat dari https://covid19.acehprov.go.id/, jumlah pasien positif corona ada 20 di mana 17 sembuh dan 1 meninggal.

Untuk jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di seluruh Aceh sebanyak 2.100 orang. Ada penambahan 40 orang.

Dari jumlah itu, sebanyak 98 orang masih dalam pantauan petugas kesehatan, 2.002 orang telah selesai menjalani proses pemantauan atau isolasi secara mandiri.

Untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP), sebanyak 108 kasus. Ada penambahan 2 orang dibandingkan kemarin yakni 106 orang.

Rinciannya, PDP yang sedang dirawat sebanyak 3 orang, sudah sembuh 104 orang, dan meninggal dunia sebanyak 1 orang.

Sedangkan jumlah orang yang Positif Covid-19 hingga saat ini sudah mencapai 20 orang. Rinciannya, sebanyak 2 orang dalam perawatan di rumah sakit rujukan, 17 orang sudah sembuh, 1 orang meninggal dunia. (dra/kid)

[Gambas:Video CNN]