Gubernur Tandingan Ahok, Fahrurrozi Ishaq Meninggal Dunia

CNN Indonesia | Selasa, 27/10/2020 11:46 WIB
Gubernur Masyarakat Jakarta tandingan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Fahrurrozi Ishaq meninggal dunia dini hari tadi, Selasa (27/10). Gubernur Masyarakat Jakarta tandingan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Fahrurrozi Ishaq meninggal dunia dini hari tadi, Selasa (27/10). Foto: Abraham Utama
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur Masyarakat Jakarta atau gubernur tandingan era Basuki Tjahaja Purnama alias AhokFahrurrozi Ishaq meninggal dunia dini hari tadi, Selasa (27/10).

Wakil Sekretaris Jendral PA 212 Novel Bamukmin membenarkan kabar duka cita tersebut. Kata dia, Fahrurrozi meninggal dunia karena sakit.

"Saya selaku Wasekjen PA 212 mewakili PA 212 turut berduka cita sedalam dalamnya semoga Alm husnul hotimah dan keluarga yg ditinggalkan diberi kesabaran," kata Novel kepada CNNIndonesia.com, Selasa (27/10).


Fahrurrozi dikenal sebagai gubernur yang dilantik oleh Front Pembela Islam (FPI) sebagai bentuk penolakan terhadap Ahok. Kata Novel, Fahrurrozi adalah sosok pemimpin yang kharismatik dan meruoakan pilihan umat Islam di Jakarta.

"Perlu diingat bahwa almarhum adalah mantan gubernur muslim Jakarta secara pilihan umat Islam Jakarta karena umat islam DKI menolak kepemimpinan Ahok," jelas Novel.

"Dan beliau merupakan ulama karismatik Jakarta dan juga mujahid sebagai pembela agamanya Allah dari penistaan agama," sambung Novel.

Fahrurrozi dilantik FPI dan Gerakan Masyarakat Jakarta, pada 1 Desember 2014. Bang Rozi, sapaannya, jadi pemimpin simbol penolakan terhadap Ahok yang sebelumnya telah dilantik Presiden Joko Widodo menjadi Gubernur DKI Jakarta, 19 November 2014.

Bang Rozi kala itu punya tiga program utama sebagai gubernur tandingan.

Program Bang Rozi yang pertama ialah menjadikan Jakarta sebagai ibu kota yang agamis, religius, aman serta nyaman. Kedua, mengajak masyarakat melakukan revolusi akhlak, bukan revolusi mental yang menurutnya pernah digunakan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Ketiga, melindungi harta rakyat Jakarta dengan cara mendesak DPRD memboikot APBD agar tidak diselewengkan Ahok dan mendesak pengusutan kasus dugaan korupsi bus Transjakarta.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo kala itu merespons kehadiran gubernur tandingan Ahok seraya mengatakan tegas bahwa pihaknya tak mengenal istilah tandingan dalam kepemerintahan yang sah.

"Kalau kemendagri enggak ada istilah tandingan," kata Tjahjo kepada pers di Balai Kartini, 2 Desember 2014.

Novel Bamukmin mengatakan kepergian Fahrurrozi meninggalkan satu jejak perjuangan bagi umat Islam di Jakarta dalam melawan ketidakadilan. Dia berjanji akan meneruskan perjuangan demi keadilan rakyat, khususnya di Ibu Kota.

"Selamat jalan sang ulama Betawi yang kharismatik semoga kau tenang dan menang menghadap Allah SWT sang maha penyayang Insya Allah kami akan melanjutkan perjuanganmu," tutup dia.

(ctr/gil)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK