UPDATE CORONA 21 APRIL

Rangkuman Covid: Prediksi 10 Juta Pemudik hingga Jam Malam

CNN Indonesia | Rabu, 21/04/2021 17:52 WIB
Pemberlakuan jam malam untuk zona merah di DKI Jakarta dan prediksi jumlah pemudik meskipun ada larangan mewarnai pemberitaan hari ini. Papan peringatan larangan mudik di gerbang pintu tol pondok kelapa, Jakarta. (CNNIndonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pandemi virus corona (covid-19) telah menjangkit Indonesia selama 14 bulan. Tercatat, 1,6 juta warga terpapar wabah global ini hingga menyebabkan angka kematian mencapai 43 ribu jiwa.

Dalam rentang waktu itu, tercatat beberapa kali lonjakan kasus yang terjadi setelah libur panjang. Dengan temuan itu, pemerintah lantas menilai bahwa mobilitas warga menjadi salah satu faktor utama meningkatnya sebaran kasus covid-19 di tanah air.

Tidak ingin mengulangi kondisi serupa, pemerintah kemudian mengeluarkan kebijakan larangan mudik lebaran Idulfitri 1442 H yang berlangsung dalam periode 6-17 Mei mendatang. Kendati demikian, pemerintah menyadari masih saja ada warga yang 'nakal' tetap mudik ke kampung halaman.


Sementara itu, di tengah situasi krisis kesehatan ini, pemerintah juga menggenjot program vaksinasi yang telah berlangsung selama kurang lebih tiga bulan terakhir. Salah satu upaya itu dilakukan guna mencapai target herd immunity atau kekebalan kelompok terhadap virus.

Kemenkes menargetkan sebanyak 181.554.465 warga Indonesia akan mendapat vaksin covid-19 yang terbagi menjadi empat tahapan. Namun demikian, program vaksinasi ini terkendala oleh ketersediaan alias stok vaksin covid-19.

CNNIndonesia.com telah merangkum peristiwa dan informasi perihal perkembangan kasus covid-19 di Indonesia dalam 24 jam terakhir, sebagaimana berikut.

10 Juta Orang Diprediksi Tetap Mudik Meski Dilarang

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memprediksi masih ada sekitar 10 juta penduduk yang nekat mudik lebaran meski telah dilarang pemerintah.

Potensi 10 juta pemudik di lebaran 2021 ini didapat Muhadjir melalui hitung-hitungan pengamatan aktivitas mudik yang juga dilarang pada 2020. Kala itu kata dia, 13 persen warga dari total pemudik pada hari-hari lebaran tanpa larangan, tetap ngotot mudik meski telah dilarang pemerintah.

Vaksinasi Libur di Idul Fitri

Juru Bicara Vaksinasi dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menyebut pelaksanaan atau operasional program vaksinasi Covid-19 saat hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah mendatang akan diliburkan sementara.

Namun demikian Nadia memastikan pelaksanaan vaksinasi sekaligus para vaksinator akan kembali bekerja normal setelahnya. Nadia juga mengatakan pihaknya belum bisa memastikan berapa hari program vaksinasi itu akan diliburkan.

Ia menyebut kemungkinan penghentian operasional vaksinasi hanya terlaksana dalam dua atau tiga hari yakni 12 Mei saat cuti bersama, dilanjutkan 13-14 Mei pada hari lebaran. Penetapan tanggal itu sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri Nomor 642 Tahun 2021.

DKI Berlakukan Jam Malam di RT Zona Merah

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan jam malam hingga pukul 20.00 WIB di RT yang menjalankan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro hingga 3 Mei 2021 mendatang.

Aturan tersebut tercantum dalam Instruksi Gubernur Nomor 23 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Masa PPKM Mikro di tingkat Rukun Tetangga. Dalam beleid tersebut menyatakan, RT yang masuk kriteria zona merah harus melakukan sejumlah skenario pengendalian, termasuk menerapkan jam malam.

Adapun, kriteria zona merah yakni, apabila dalam satu RT terdapat lebih dari lima rumah dengan kasus positif Covid-19 selama tujuh hari terakhir.

Satgas Sebut Pemudik Secara Tak Langsung Bunuh Orang Tua

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyebut warga yang masih 'nakal' pulang ke kampung halaman alias mudik lebaran Idulfitri 1442 H di tengah pandemi virus corona, secara tak langsung sama saja dengan membunuh orang tua di kampung.

Perumpamaan itu lantaran Doni menilai risiko penularan virus corona di perjalanan masih berisiko tinggi. Selain itu, setiap libur panjang juga menjadi catatan buruk meningkatnya sebaran kasus covid-19 di Indonesia

Polisi Siapkan Sanksi Larangan Mudik

Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Rudy Antariksawan menyatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah sanksi bagi warga yang nekat mudik Lebaran selama selama masa larangan mudik yakni 6-17 Mei 2021.

"Kalau itu ada pelanggaran-pelanggaran yang lain akan ditindak sesuai UU yang ada aturan yang berlaku," kata dia saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (21/4).

Sejumlah UU itu mulai dari UU Lalu Lintas, pelanggaran protokol kesehatan, hingga pemalsuan surat. Menurut Rudy, sanksi atau denda yang dijatuhkan bakal menyesuaikan peraturan daerah, terutama terkait pelanggaran protokol kesehatan.

Standar Prokes Bandara RI Tak Berubah

Satgas Penanganan Covid-19 menegaskan protokol perjalanan Internasional di bandara tidak berubah meskipun terjadi mutasi virus corona hingga lonjakan kasus yang terjadi di India beberapa pekan terakhir.

Protokol itu masih berpedoman pada Surat Edaran (SE) Nomor 8 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Lima Daerah di Jatim Angka Kematiannya di Atas 10 Persen

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK