UPDATE CORONA 22 OKTOBER

Rangkuman Covid: Klaster Ponpes-Sekolah, Ribut PCR Pesawat

CNN Indonesia
Jumat, 22 Oct 2021 18:23 WIB
Sejumlah klaster penularan Covid-19 di ponpes dan sekolah bermunculan sejak belajar tatap muka, di sisi lain syarat tes PCR naik pesawat diminta dihapus. Sejumlah klaster Covid-19 bermunculan di pondok pesantren dan sekolah. Ilustrasi (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jumlah tambahan kasus positif Covid-19 sudah menurun selama dua bulan terakhir. Kasus kematian harian akibat virus corona juga berkurang.

Pemerintah tetap memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berlevel di Jawa-Bali serta sejumlah daerah lainnya.

Namun. sejumlah klaster Covid-19 baru muncul di lingkungan sekolah, baik di sekolah formal yang mulai membuka Pembelajaran Tatap Muka (PTM), ataupun Pondok Pesantren (Ponpes).


CNNIndonesia.com telah merangkum peristiwa dan informasi perihal perkembangan kasus covid-19 di Indonesia dalam 24 jam terakhir, sebagaimana berikut.

Klaster Ponpes di Depok

Sebanyak 46 santri dan pengasuh Ponpes Babussalam di Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok dinyatakan terpapar virus corona. Puluhan orang itu dilaporkan terpapar covid-19 dengan status tanpa gejala alias OTG.

Camat Cimanggis Abdul Rahman menyebut, puluhan santri dan pengasuh itu kini menjalani isolasi mandiri (Isoman) di Ponpes. Adapun buntut dari temuan itu, kegiatan belajar mengajar (KBM) kembali dilakukan secara daring atau pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Temuan Covid di Sekolah Kediri

Setidaknya tiga siswa sekolah di Kota Kediri, Jawa Timur, dinyatakan positif covid-19 usai mengikuti tes acak yang dilakukan oleh petugas puskesmas setempat. Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar (Abu) menyebut, temuan ini menjadi pengingat bahwa covid-19 masih ada.

Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk tetap waspada meski status PPKM di Kediri sudah berada pada level 1.

Kemenkes: Gelombang 3 Covid-19 Niscaya Terjadi

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut gelombang tiga covid-19 merupakan suatu hal yang niscaya atau pasti terjadi di Indonesia, kendati masih belum diketahui secara pasti kapan tepatnya akan terjadi. Namun Kemenkes tengah mewaspadai potensi gelombang tiga covid-19 pada akhir atau awal tahun mendatang.

Direktur Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menyebut, penelitian global mengkonfirmasi bahwa sifat virus corona ini akan memberikan serangan lanjutan. Sehingga dapat dikatakan tidak cukup satu kali sebuah negara mencapai puncak lalu melandai, dan kemudian pandemi selesai.

Prediksi DKI Jadi Episentrum Covid Pada Gelombang 3

Epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Tri Yunis Miko menilai DKI Jakarta berpotensi menjadi provinsi dengan penambahan kasus konfirmasi positif covid-19 terbanyak apabila lonjakan kasus covid-19 gelombang ketiga benar-benar terjadi pada akhir atau awal tahun mendatang

Miko menyebut, sampai saat ini DKI masih tercatat menjadi pusat penularan pandemi covid-19 di Indonesia. Adapun meski DKI Jakarta dinilai telah mencapai target herd immunity alias kekebalan komunal warga pada Juli 2021 lalu, namun menurutnya hal itu tidak lantas menjadikan warga Ibu Kota bebas sepenuhnya dari penularan baru.

Kritik Syarat Tes PCR untuk Naik Pesawat

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER