"Pasti, sangat kecewa. Seharusnya PSSI langsung beraksi dengan kepolisian. Ada pasal-pasal dalam sepak bola yang paling tidak, bisa diberikan kepada kepolisian," ujar manajer PBFC, Dandri Dauri, saat dihubungi CNN Indonesia, Kamis (9/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Widjanarko, menyatakan bukti SMS atau pesan singkat Johan kepada sejumlah pemain PBFC bukan bukti yang kuat.
Ke depan, Dandri berharap PSSI bisa berdampingan dengan pihak kepolisian untuk membongkar kasus upaya penyuapan ini. Dandri tidak ingin Departemen Integritas PSSI yang menangani kasus pengaturan skor bekerja sendiri.
Johan sebelumnya dituduh pihak PBFC berusaha menyuap tiga pemain mereka untuk mengalah pada pertandingan melawan Persebaya Surabaya, Rabu (8/4).
Selanjutnya, PBFC akan menjamu Persela Lamongan pada laga lanjutan QNB League di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (12/4).
"Persela ini laga kandang perdana. Mudah-mudahan dengan hasil 1-1 melawan Persebaya, memberi kami motivasi," ucap Dandri. (har/har)