Djohar disidang karena dirinya menghadiri undangan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), 23 Juni lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lelucon apa lagi ini?" ujar Djohar saat dihubungi CNN Indonesia.
Djohar kemudian menyinggung tentang surat panggilan Komite Etik yang tak pernah diterimanya.
"Anehnya lagi secara fisik saya tak pernah menerima undangan sidang. Mana bukti tanda terimanya?" kata Djohar bertanya.
Lebih lanjut, Djohar juga tidak akan melakukan banding terhadap putusan PSSI, karena menurutnya keputusan tersebut tidak diakui oleh pemerintah.
Selain itu Djohar juga menegaskan dirinya akan tetap terlibat di dunia sepak bola Indonesia.
"Saya akan terus berusaha memajukan sepak bola Indonesia," ujar Djohar berjanji.
Sidang Djohar sendiri sebenarnya sempat diadakan pada Kamis (2/7) lalu, namun Komite Etik menunda keputusan karena ketidakhadiran pria berusia 64 tahun tersebut.
"Kami telah menunggu 25 menit, tapi tidak ada konfirmasi dari Djohar," ujar Ketua Komite Etik PSSI, TM Nurlif, saat itu.
"Jadi kami sepakat hanya melakukan pembahasan terhadap dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Djohar." (ptr/ptr)