BJ Habibie Pernah Tergelitik Lihat Permainan Sepak Bola
CNN Indonesia
Rabu, 11 Sep 2019 20:25 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Mendiang BJ Habibie pernah mengungkapkan tidak terlalu menguasai dan mengikuti perkembangan sepak bola.
Saat wawancara dengan CNNIndonesia.com di kediamannya di Kuningan pada April 2016, Habibie mengakui sepak bola bukan merupakan olahraga yang begitu dia gandrungi.
Habibie bahkan tak malu-malu mengakui cukup tergelitik melihat satu bola harus diperebutkan 22 pemain di atas lapangan.
"Jika semuanya terserah saya, ya saya kasih saja bola ke setiap pemain daripada semua pemain saling rebutan satu bola," ujar BJ Habibie sambil tersenyum.
Meski demikian, dia mengakui sepak bola menjadi enak ditonton lantaran permainan sepak bola yang dilakukan secara tim, bukan individu. Dia juga menilai kehebatan pemain macam Cristiano Ronaldo bukan apa-apa tanpa dilakukan secara kolektif.
"Main sepak bola itu bukan olahraga perorangan melainkan olahraga tim. Tak bisa kita bilang semua yang di lapangan itu hasil karyanya Ronaldo," ujar BJ Habibie waktu itu.
Dalam kesempatan itu, Habibie sempat berfilosofi soal kehidupan dengan sepak bola.
"Jiwa, roh, batin, hati nurani, dan akhlak, lima hal itu diberikan kepada manusia. Kelima hal itu harus dipelihara dengan baik karena merupakan pemberian dari Tuhan yang Maha Esa," ujar BJ Habibie.
"Olahraga adalah salah satu cara meningkatkan kualitas kelima hal tersebut."
Meski tak terlalu mengidolakan sepak bola, Habibie mengaku bangga salah satu cucunya pernah ikut seleksi di Timnas Indonesia U-19 dan sempat bergabung dengan Bali United. Habibie pernah mengundang pengurus Bali United dan Indra Sjafrie yang menjadi pelatih waktu itu di kediamannya di Kuningan pada April 2016.
BJ Habibie tutup usia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (11/9) pada pukul 18.05 WIB. Habibie meninggal dunia pada usia 83 tahun. (bac/sry)
Saat wawancara dengan CNNIndonesia.com di kediamannya di Kuningan pada April 2016, Habibie mengakui sepak bola bukan merupakan olahraga yang begitu dia gandrungi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Habibie saat mengundang Indra Sjafri dan pengurus Bali United. (Foto: CNN Indonesia/Martinus Adinata) |
Lihat juga:Ketika Habibie Sebut Ronaldo Ganteng |
"Main sepak bola itu bukan olahraga perorangan melainkan olahraga tim. Tak bisa kita bilang semua yang di lapangan itu hasil karyanya Ronaldo," ujar BJ Habibie waktu itu.
Dalam kesempatan itu, Habibie sempat berfilosofi soal kehidupan dengan sepak bola.
"Jiwa, roh, batin, hati nurani, dan akhlak, lima hal itu diberikan kepada manusia. Kelima hal itu harus dipelihara dengan baik karena merupakan pemberian dari Tuhan yang Maha Esa," ujar BJ Habibie.
"Olahraga adalah salah satu cara meningkatkan kualitas kelima hal tersebut."
BJ Habibie tutup usia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (11/9) pada pukul 18.05 WIB. Habibie meninggal dunia pada usia 83 tahun. (bac/sry)
Habibie saat mengundang Indra Sjafri dan pengurus Bali United. (Foto: CNN Indonesia/Martinus Adinata)