Mental Bikin Ronaldo Tetap Impresif di Usia Senja

CNN Indonesia | Sabtu, 14/09/2019 04:15 WIB
Mental Bikin Ronaldo Tetap Impresif di Usia Senja Massimiliano Allegri sempat bekerja sama dengan Cristiano Ronaldo pada musim 2018/2019. (REUTERS/Alberto Lingria)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, memuji mentalitas Cristiano Ronaldo yang membuat megabintang itu masih tetap dalam performa konsisten.

Ronaldo telah memasuki usia senja pesepakbola. Meski begitu, mantan pemain Manchester United itu masih memiliki penampilan yang menawan di lapangan pada usia 34.

Sejak meninggalkan Real Madrid dan bergabung dengan Juventus pada musim 2018/2019, Ronaldo tetap menunjukkan kualitas sebagai salah satu pemain top dan menjadi salah satu sosok penting yang membuat La Vecchia Signora mempertahankan gelar.


Hal ini menuai pujian dari Allegri yang sempat menangani Ronaldo selama semusim. Pemegang gelar Ballon d'Or lima kali tersebut telah menuai catatan gemilang dengan mencetak 21 gol di Serie A dan 28 gol di semua kompetisi.

Mental Buat Ronaldo Tetap Impresif di Usia SenjaCristiano Ronaldo masih menjadi pemain penting pada usia 34. (Isabella Bonotto / AFP)
Baru-baru ini di ajang internasional, Ronaldo memegang peran penting dalam kemenangan Portugal 5-1 atas Lithuania pada kualifikasi Piala Eropa 2020. Dalam laga itu, CR7 mampu mencetak empat gol sekaligus menjadikannya sebagai pemain dengan gol terbanyak sepanjang sejarah kualifikasi Piala Eropa.

[Gambas:Video CNN]
"Kekuatannya ada pada level mental, dia sudah berusia 34 tahun, dia telah memenangkan kejuaraan, gelar Eropa dan mendapat Sepatu Emas, tetapi dia terus mendorong dirinya untuk membuat perbedaan," ucap Allegri dikutip dari Besoccer.

Mental Buat Ronaldo Tetap Impresif di Usia Senja
"Teknik ini mendasar untuk tetap bertahan di level tinggi selama bertahun-tahun, tetapi perbedaan dibuat oleh otak dan profesionalisme. Jika saya memilih antara melatih Ronaldo atau talenta muda? Tentu saja Ronaldo, tanpa ada keraguan," sambung mantan pelatih AC Milan itu.

Allegri hengkang dari Juventus setelah memenangkan lima gelar Serie A berturut-turut dan berhasil membawa skuat asuhannya menjadi runner up di Liga Champions pada tahun 2015 dan 2017. Kini tim Bianconeri telah ditangani Maurizio Sarri demi mengejar ambisi menjadi yang terkuat di Eropa. (nva/bac)