Menpora Maklum IDI Protes Izin Polisi untuk Piala Menpora

ttf, CNN Indonesia | Rabu, 24/02/2021 18:24 WIB
Menpora Zainudin Amali maklum dengan protes yang dilayangkan IDI terhadap izin kepolisian untuk Piala Menpora 2021. Ilustrasi kompetisi sepak bola dalam negeri. ( ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengaku maklum dengan protes dan kekecewaan yang dilontarkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) soal izin polisi untuk Piala Menpora 2021.

Sebelumnya, Ketua Satgas Covid-19 IDI Zubairi Djoerban mengaku kecewa dengan keputusan pihak kepolisian yang telah mengeluarkan izin kepada PSSI dan LIB untuk bisa menggelar Piala Menpora 2021. Menurut IDI, keputusan itu tidak sejalan dengan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yang salah satu poinnya adalah memghindari kerumunan.

"Kalau ada pihak-pihak yang keberatan kami maklum itu. Keberatan itu akan kami jadikan pegangan untuk benar-benar menerapkan protokol kesehatan yang ketat," kata Menpora, Rabu (24/2).


Menpora Amali memahami jika saat ini pemerintah sedang menerapkan PPKM secara mikro untuk Pulau Jawa dan Bali. Namun, Menpora menyatakan bahwa pelaksanaan Piala Menpora tetap dilakukan dengan pembatasan dan peraturan ketat terkait protokol kesehatan.

Menpora menerima kedatangan Raffi Ahmad dan Selebritis FC untuk menggelar laga amal dan persahabatan sekaligus mengkampanyekan nonton Piala Menpora dari rumah saja.Menpora memaklumi protes IDI terkait izin kepolisian untuk Piala Menpora. (Arsip Kemenpora)

"Kegiatan di dalam stadion sudah dibatasi maksimal 299 orang dan sudah ditata sedemikian rupa. Saya kira polisi juga sudah mempertimbangkan berbagai hal. Di dalam lapangan tidak ada masalah. Yang kami wanti-wanti betul, tidak ada nobar dan akan ada sanksi dari PSSI bagi pelanggar," tutur Menpora.

Untuk membantu penerapan protokol kesehatan dan memberikan kenyamanan masyarakat untuk menonton pertandingan Piala Menpora dari rumah saja, Kemenpora meminta kepada LIB untuk menyiapkan fasilitas siaran live streaming. Masyarakat diharapkan bisa menyaksikan pertandingan Piala Menpora melalui handphone.

Menpora Amali menyatakan larangan nobar berlaku serentak untuk seluruh wilayah di Indonesia, bukan hanya untuk daerah yang menerapkan PPKM yaitu di Jawa dan Bali.

"Jadi komitmennya tidak boleh ada nobar. Kecuali nobar di rumah sama bapak, anak, keponakan tapi di rumah."

"Suporter saya pegang komitmennya dan saya percaya suporter akan penuhi janji dan komitmen itu. Kami berharap. Intinya tidak ada nobar dalam bentuk apapun."

Menyoal sanksi bagi suporter klub tertentu yang melanggar, Menpora menyebut akan diatur oleh PSSI dan LIB. Meski begitu, pihak kepolisian akan tetap menerapkan sanksi yang selama ini sudah diberlakukan terkait kerumunan.

"Kepolisian akan menerapkan yang sudah diberlakukan di daerah. Saya kira polisi akan jalan dengan itu, pokoknya orang berkerumun akan dibubarkan dan siapa yang sengaja, sanskinya ada. Pada saat rakor tidak ada panduan, tapi saya percaya sudah ada turunan panduan itu sampai ke polsek seluruh Indonesia," tegas Menpora Amali.

[Gambas:Video CNN]



(TTF/ptr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK