Pelebaran Jalan, Harapan Wali Kota Depok Bagi Penggantinya
Yohannie Linggasari | CNN Indonesia
Rabu, 09 Des 2015 16:03 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail berharap penggantinya dapat melanjutkan proyek pelebaran jalan di Depok. Menurutnya, hal itu sangat dibutuhkan warga Depok.
"Saya berharap wali kota yang baru dapat melanjutkan apa yang sudah kami lakukan. Yang belum dilakukan tetapi diperlukan masyarakat juga silakan dilakukan," kata Mahmudi saat ditemui di Kampung Pilkada, Depok Jaya, Pancoran Mas, Rabu (9/12).
Mahmudi yang telah memimpin Depok selama dua periode tersebut juga berharap Pilkada yang dijalankan di Depok dapat berjalan dengan lancar. Antusiasme masyarakat dinilainya sudah cukup baik.
"Saya harap semua calon bisa menghargai dan mengakui hasilnya nanti. Mari kita tunjukkan kesiapan kita dalam demokrasi. Siapapun yang menang kita harus siap menerimanya," ujarnya.
Ada dua pasang calon akan berlaga di wilayah Depok yaitu Dimas Oky Nugroho-Babai Suhaimi dan Mohammad Idris-Pradi Supriatna.
Dimas-Babai diusung oleh Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem). Sedangkan, Idris-Pradi diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra.
Hari ini, Pilkada serentak dilaksanakan di 264 daerah. Seperti diberitakan sebelumnya, ada lima daerah yang terpaksa menunda Pilkada.
Empat kabupaten dan kota itu adalah Simalungun dan Siantar di Sumatera Utara; Manado, Sulawesi Utara, dan Fakfak, Papua Barat. Sementara itu, provinsi yang tak dapat melangsungkan pemungutan suara secara serentak adalah Kalimantan Tengah. (pit)
"Saya berharap wali kota yang baru dapat melanjutkan apa yang sudah kami lakukan. Yang belum dilakukan tetapi diperlukan masyarakat juga silakan dilakukan," kata Mahmudi saat ditemui di Kampung Pilkada, Depok Jaya, Pancoran Mas, Rabu (9/12).
Mahmudi yang telah memimpin Depok selama dua periode tersebut juga berharap Pilkada yang dijalankan di Depok dapat berjalan dengan lancar. Antusiasme masyarakat dinilainya sudah cukup baik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dimas-Babai diusung oleh Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem). Sedangkan, Idris-Pradi diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra.
Empat kabupaten dan kota itu adalah Simalungun dan Siantar di Sumatera Utara; Manado, Sulawesi Utara, dan Fakfak, Papua Barat. Sementara itu, provinsi yang tak dapat melangsungkan pemungutan suara secara serentak adalah Kalimantan Tengah. (pit)