SmartEyeglass merupakan alternatif dari produk Google Glass. Ia dibekali fitur realitas virtual (virtual reality) untuk memproyeksikan simbol, teks, dan gambar, tepat di mata pengguna. Syaratnya, kacamata ini harus terhubung dengan ponsel pintar.
Selain itu ada pula fitur GPS sebagai penunjuk jalan. Sony mengatakan produk ini akan dijual kepada segmen korporasi yang ingin mendorong pengembangan aplikasi realitas virtual untuk keperluan industri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Google selaku pelopor perangkat kacamata pintar memutuskan untuk menghentikan penjualan produknya efektif per 19 Januari 2015. Namun, perusahaan berkomitmen untuk meluncurkan kembali kacamata pintar ini sebagai produk yang siap dipakai konsumen, tetapi waktunya belum bisa dipastikan.
Selanjutnya, Google berkata akan fokus pada pengembangan "versi masa depan kacamata pintar." Selama ini kacamata pintar dikembangkan oleh divisi tim penelitian Google X. Sekarang, kacamata pintar akan dikembangkan oleh unit usaha yang terpisah di bawah pimpinan Ivy Ross. (adt/adt)