"Bapak sejauh ini hanya mengurus soal infrastruktur saja. Ya memang itu hal baik, namun harusnya diimbangi dengan pengaturan konten internet yang saya rasa perlu diperhatikan," kata Bobby.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Peran kami sebetulnya bukan mengatur internet, tetapi mengawasi. Selama ini kami mengawasi di hilir dengan menerapkan filtering dan blocking situs," katanya kepada CNN Indonesia di tempat yang sama.
Lelaki yang akrab disapa Chief RA ini menjelaskan, pihak Kominfo akan fokus di 'hulunya' dengan membuat daftar situs-situs web positif ketimbang konten negatif. Upaya ini diakuinya juga berkat campur tangan organisasi PANDI (Pengelola Nama Domain Indonesia).
Hal tersebut ia akui, demi menunjang aspek edukasi atau pendidikan Indonesia. "Sampai saat ini ada sekitar 15 ribu situs positif. Itu semua akan bisa diakses demi kepentingan sektor pendidikan," sambungnya, menutup percakapan. (tyo)