Pendiri maskapai penerbangan Bigelow Aerspace, Robert Bigelow adalah salah seorang yang mempercayainya. Miliarder Amerika ini mengakui dalam wawancaranya dengan '60 Minutes' bahwa dia meyakini para alien pernah mengunjungi Bumi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"[UFO] benar-benar melaju kencang dan masuk tepat ke wajah mereka [manusia] dan mengisi seluruh kaca depan mobil," katanya saat wawancara sebagaimana dicatat The Verge. "Dan UFO lepas landas di sudut kanan dan menghilang di kejauhan."
Di sisi lain, Seth Shostak astronom senior di SETI Institute mengatakan pada Live Science bahwa dia juga memercayai keberadaan alien. Namun, itu bukan berarti mereka berkeliaran bebas.
"Tentu saja saya percaya alien ada di luar sana. Tanda kehidupan mereka tampak di mana-mana. Semua kebutuhan untuk hidup juga ada di mana-mana tetapi tidak berarti mereka hidup di mana pun. Bisakah mereka datang ke sini dan berdengung di langit dan sesekali menghibur Bob Bigelow dengan mengunjunginya? Itu tidak melanggar [ilmu] fisika, tapi apakah mungkin?" komentara Shostak.
Namun tampaknya Bigelow tidak keberatan disebut orang gila karena memercayai hal-hal seperti ini. Dia malah mengungkapkan bahwa manusia tidak perlu pergi ke mana-mana untuk bertemu dengan para alien karena alien sudah berada 'di bawah hidung' penduduk Bumi.
Saking fanatik dan yakinnya, Bigelow tak takut bangkrut ketika orang lain mengetahui keyakinannya. Dia berujar bahwa dia sudah mendapatkan cukup uang dari membangun apartemen untuk mendukung Bigelow Aerospace.
Perusahaan itu sendiri telah meluncurkan habitat manusia yang kini tertancap di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) tahun lalu. Bigelow Aerospace juga tengah mengerjakan stasiun luar angkasa yang jauh lebih besar yang dijuluki B330.