Kehilangan disumbang dari saham Facebook yang anjlok sebesar 4,5 persen pada penutupan pasar modal di New York, Jumat (12/1). Menurut Bloomberg Billionaires Index, rontoknya nilai saham Facebook membuat kapitalitasi pasar Zuckerberg yang awalnya bernilai US$77,8 miliar menciut menjadi US$74 miliar.
Hal ini membuat Zuckerberg turun peringkat dalam daftar orang terkaya di dunia. Zuckerberg yang sebelumnya berada di posisi keempat, kini turun satu peringkat ke posisi lima. Adapun, posisi Zuckerberg disalip pengusaha ritel Spanyol, Amancio Ortega.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perubahan algoritma linimasa Facebook ini membuat tampilan beranda Facebook yang kerap menampilkan konten dari media dan viral akan berubah. Konten itu akan lebih banyak menampilkan berita dari keluarga dan orang-orang terdekat pengguna Facebook.
"Saya berharap waktu yang dihabiskan orang-orang di Facebook akan turun, namun saya juga berekspektasi waktu yang Anda pakai saat mengakses aplikasi ini menjadi lebih berharga," terang Mark.
Diberitakan Telegraph, Facebook mengakui bahwa algoritma yang baru ini akan merugikan konten non-iklan dari kreator atau label, seperti berita atau unggahan viral. Di sisi lain, Facebook memastikan tidak mengubah ketentuan untuk pengiklan yang membayar di Facebook. (bir)