Vivo V11 Pro Tempatkan Pemindai Sidik Jari di Layar

Jonathan Patrick, CNN Indonesia | Kamis, 13/09/2018 05:53 WIB
Vivo V11 Pro Tempatkan Pemindai Sidik Jari di Layar Vivo V11 Pro. (Foto: CNN Indonesia/Jonathan Patrick)
Jakarta, CNN Indonesia -- Vivo akhirnya memboyong flagship teranyarnya V11 Pro ke Indonesia yang dibanderol Rp5 juta. Ponsel ini diklaim sebagai yang pertama hadir di Indonesia dengan teknologi pemindai sidik jari di dalam layar atau Screen TouchID.

Dengan kata lain, V11 Pro tidak memiliki peimdai sidik jari di bagian tubuh depan maupun belakang ponsel.

"Teknologi Screen TouchID akan membawa revolusi untuk mengubah cara membuka ponsel kita. Ini pertama di Indonesia, Super AMOLED akan menyinari untuk memindai sidik jari dan kemudian hasil proyeksi sidik jari itu akan diterima sensor," kata Senior Product Manager of Vivo Indonesia Yoga Samiaji dalam acara peluncuran Vivo V11 Pro di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (12/9). 


Teknologi pemindai sidik jari dibenamkan dalam layar Super AMOLED berukuran 6,41 inci dengan rasio 19,5:9, dan rasio layar ke bodi ponsel mencapai 91,27 persen. Yoga mengklaim komposisi layar ini membuat tampilan layar Vivo V11 Pro 20 persen lebih bagus dibanding ponsel lain.

Ukuran bezel kiri kanan cukup tipis dengan ukuran 1,76mm. V11 Pro memiliki poni yang tidak besar dan menyerupai tetesan air. 

Ponsel penerus V9 ini memiliki kamera ganda di bagian belakang dengan resolusi masing-masing 12MP dan 5MP. Sedangkan kamera selfie beresolusi 25MP yang diklaim bisa melakukan autofocus standar DSLR yang mampu mengunci fokus hanya dalam waktu 0,03 detik.

Fitur Anti Backlight A1 HDR di V11 Pro merupakan fitur yang bisa menyeimbangkan cahaya berlebihan di latar belakang. 

"Dual Pixel Sensors dengan 24 juta unit fotosensitif untuk sensitivitas cahaya yang lebih tinggi. Kami ada teknologi Anti Backlight HDR, biasanya bantu cahaya di wajah, sekarang bisa bantu balance cahaya di latar belakang," imbuh Yoga.

Vivo V11 Pro, Pesaing Oppo Find X Tapi dengan Pemindai SidikVivo V11 Pro. (Foto: CNN Indonesia/RBC)

Selayaknya ponsel kekinian untuk memberikan hasil jepretan nan optimal, V11 Pro dilengkapi dengan AI yang membuat foto jepretan pengguna terlihat lebih berkualitas dalam beragam situasi dan pencahayaan, salah satunya adalah AI Face Shaping.

AI  Face Shaping memiliki algoritme yang langsung menambahkan perawatan individual ke wajah pengguna agar foto selfie tampak cantik alami.

"Fitur ini bisa mengenali kontur wajah. Sehingga bisa alami dan tidak terlihat seperti topeng kita mengedit foto," kata Yoga. 

Membicarakan lemari penyimpan, V11 Pro memiliki RAM sebesar 6GB dan ROM sebesar 64GB. ROM ini bisa diperluas yang dengan microSD hingga 256GB.

Untuk urusan dapur pacu, ponsel ini dibekali cipset Qualcomm Snapdragon 660 dan sistem operasi Funtouch 4,5 berbasis Android 8.1. Yoga mengatakan paduan ini bisa meningkatkan multitasking menjadi lebih halus dan peningkatan performa grafis saat dipakai bermain gim.

Baterai  Vivo V11 Pro berkapasitas 3.400 mAh yang sudah mendukung fitur Dual Engine Fast Charging dari Vivo.

"Ini bisa menghasilkan pengecasan lebih cepat. Setelah setengah jam bisa 181 jam standby, 50 jam mendengarkan musik," ujarnya.

Ponsel yang dirilis dalam dua varian warna, Starry Black yang terinspirasi langit malam berbintang, dan Nebula Purple yang terinspirasi dari warna bertema galaksi.

Vivo V11
Dalam kesempatan yang sama, Vivo juga meluncurkan varian seri V yang lebih murah yakni V11. Perbedaan paling mencolok antara keduanya yakni pada bekal resolusi kamera belakang, ketidaan screen touchID, dan bekal cipset.

V11 hadir dengan cipset besutan MediaTek P60 octa-core 2,0 GHz. Ponsel in ijuga mengusung kamera ganda AI, namun dengan resolusi kamera 16 MP dan 5MP serta 25 MP untuk berswafoto.

Hadir lebih murah, Vivo V11 juga memiliki dua varian warna yakni Nebula Purple dan Starry Black yang dibanderol Rp500 ribu lebih murah dari 'kembarannya' yakni Rp4,5 juta. (evn)


BACA JUGA