3 Fitur Keamanan Grab Turunkan 70 Persen Kasus Pelecehan

CNN Indonesia | Kamis, 06/12/2018 17:31 WIB
3 Fitur Keamanan Grab Turunkan 70 Persen Kasus Pelecehan Ilustrasi. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Beberapa waktu lalu, sempat marak dikabarkan kejadian pelecehan yang dilakukan oleh sopir transportasi online kepada penumpang. Tidak sedikit yang memanfaatkan nomor telepon konsumen untuk melakukan tindak pelecehan.

Berangkat dari kasus tersebut, penyedia layanan transportasi online, Grab Indonesia memperbaharui layanannya agar menambah rasa aman untuk penggunanya.

"Kami terus memperbaiki diri dari segala aspek. Pelanggan dan mitra pengemudi bakal melihat dan merasakan perbaikan yang membuat perjalanan bersama Grab menjadi lebih aman, mudah, dan menguntungkan," kata Marketing Director Grab Indonesia Mediko Azwar di kantornya kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (6/12).
Ada tiga penambahan fitur sebagai bagian dari perbaikan yang dilakukan Grab. Pertama, fitur tombol darurat (SOS). Fitur ini dapat digunakan dengan cara pelanggan memasukan tiga kontak darurat dalam aplikasinya.


Fitur ini sebagai pengingat otomatis yang dapat dinyalakan dan memberi informasi kepada kontak darurat saat mendeteksi perjalanan yang tidak biasa.

Kedua, fitur membagikan lokasi perjalanan. Fitur ini membuat para penumpang dapat membagikan tautan yang terhubung pada perjalanannya bersama Grab kepada orang terdekat. Tautan ini akan menunjukkan perjalanan secara real-time.

Ketiga, fitur penyamaran nomor telepon pribadi yang kini masih dalam tahap uji coba dan baru tersedia di wilayah Jakarta saja. Fitur bakal membuat nomor telepon berubah, misalnya nomor akan diganti menjadi 0855xxxxxxxx. Namun, tetap bisa menghubungkan kedua belah pihak antara sopir dan penumpang.

Pengemudi pun setelah order selesai tidak dapat mengakses kembali nomor tersebut. Tapi bagi penumpang tetap dapat menghubungi nomor itu jika ada barang tertinggal, tapi langsung terhubung ke operator.

Pelecehan Turun 70 Persen

Klaim Grab, telah terjadi penurunan 70 persen insiden pelecehan melalui telepon pada empat pekan pertama masa uji coba.

Selain fitur keamanan, ada juga fitur yang dibuat untuk memudahkan pelanggan selama perjalanan seperti dapat mengirimkan foto dan pesan suara pada GrabChat ketika proses penjemputan sedang berlangsung. Lalu, ada juga point of interest (POI) yang membuat lokasi penjemputan lebih detail.

Lainnya, pengguna juga dapat memanfaatkan fitur 'mengubah tujuan dalam perjalanan' dan 'membatalkan pesanan'. Fitur-fitur tersebut, kata Mediko dapat diperoleh setelah pengguna memperbaharui aplikasi.

Mediko melanjutkan fitur-fitur juga dibuat untuk mitra pengemudi seperti GrabBenefits dan perlindungan asuransi, pesan foto (hanya menerima), serta pesan suara pada GrabChat, hingga fitur destinasi saya.

"Khusus pengemudi share my ride dan SOS baru Januari kami luncurkan," kata Mediko. (ryh/age)