Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,02 Persen Sepanjang 2016

Safyra Primadhyta, CNN Indonesia | Senin, 06/02/2017 11:52 WIB
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,02 Persen Sepanjang 2016 Namun, ekonomi Indonesia triwulan IV 2016 bila dibandingkan triwulan sebelumnya mengalami kontraksi sebesar 1,77 persen. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, perekonomian Indonesia tahun 2016 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp12.406,8 triliun dan PDB perkapita mencapai Rp47,96 juta atau US$3.605,1.

"Ekonomi Indonesia tahun 2016 tumbuh 5,02 persen. Lebih tinggi dibanding capaian 2015 sebesar 4,88 persen," ujar Kepala BPS Suhariyanto, Senin (6/2).

Dari sisi produksi, lanjutnya, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Jasa Keuangan dan Asuransi sebesar 8,90 persen. Dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non-Profit yang melayani Rumah tangga sebesar 6,62 persen.


"Ekonomi Indonesia kuartal IV 2016 bila dibandingkan kuartal IV 2015 tumbuh 4,94 persen," imbuhnya.

Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Informasi dan Komunikasi sebesar 9,57 persen. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non-Profit yang melayani Rumahtangga sebesar 6,72 persen.

Namun, Suhariyanto menyebut ekonomi Indonesia kuartal IV 2016 bila dibandingkan kuartal sebelumnya mengalami kontraksi sebesar 1,77 persen.

"Dari sisi produksi, hal ini disebabkan oleh efek musiman pada Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan yang mengalami kontraksi 21,24 persen. Dari sisi pengeluaran disebabkan oleh penurunan Ekspor neto," jelasnya.

Adapun struktur ekonomi Indonesia secara spasial Tahun 2016 didominasi oleh kelompok provinsi di Pulau Jawa dan Pulau Sumatera.

Kelompok provinsi di Pulau Jawa memberikan kontribusi terbesar terhadap Produk Domestik Bruto, yakni sebesar 58,49 persen, diikuti oleh Pulau Sumatera sebesar 22,03 persen, dan Pulau Kalimantan 7,85 persen. (gir/gir)