Tak terkecuali dengan Israel yang notabene tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia. Ekspor Indonesia ke Israel tercatat sebesar US$24,18 juta pada Januari - November atau naik 16,17 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pertumbuhan ekspor Indonesia ke Israel bahkan lebih tinggi ketimbang Brazil, Turki, Mesir, dan Afrika Selatan. Walaupun, secara nilai, ekspor Indonesia ke Israel masih dibawah dari negara-negara tersebut di atas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski mencatat pertumbuhan yang prima, Deputi bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Yunita Rusanti bilang, nilai ekspor ke Israel masih belum signifikan dibandingkan negara-negara lainnya. Toh, persentasenya hanya 0,79 persen dari total ekspor non-migas Indonesia.
“Sebagian besar ekspor ke Brazil ini dalam bentuk lemak dan hewan nabati, serta karet,” ujar Kepala BPS Suhariyanto.
Kendati demikian, ekspor nonmigas Indonesia ke China masih membukukan kenaikan. Secara nilai, peningkatannya dari US$36,6 miliar ke US$40,99 miliar Pada Januari-November. Namun, secara persentase, angkanya turun dari 30,63 persen menjadi hanya 29,35 persen terhadap total ekspor nonmigas.
“Ekspor Indonesia ke Jepang antara Januari hingga November memiliki persentase sebesar 9,47 persen dari total ekspor atau menurun dibanding tahun lalu 10,01 persen. Begitu pun AS, di mana persentasenya juga turun dari 36,37 persen ke angka 36,24 persen. Ekspor ini bergerak ke pasar-pasar baru, namun angkanya belum signifikan,” imbuhnya. (bir)