Kementerian Perhubungan Antisipasi Truk Jelang Mudik 2018

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Rabu, 14/03/2018 20:25 WIB
Kementerian Perhubungan Antisipasi Truk Jelang Mudik 2018 Ilustrasi mudik. (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah).
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Perhubungan akan membenahi angkutan bus wisata dan truk jelang mudik lebaran 2018. Hal itu dimaksudkan untuk meningkatkan keamanan mudik dan menekan angka kecelakaan jalur darat.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengakui dua jenis kendaraan itu kurang mendapat kontrol.

"Angkutan wisata itu kurang mendapat perhatian, kontrol dari kami semua. Oleh karenanya, saya minta ke Dinas-dinas Perhubungan (Dishub) untuk identifikasi jumlah bus yang digunakan oleh angkutan wisata," ujarnya di Jakarta, Rabu (14/3).



Untuk truk, Budi akan meminta bantuan kepada Organisasi Angkutan Darat (Organda) untuk segera mendata jenis-jenis truk, terutama truk-truk yang kerap menimbulkan kecelakaan.

"Dan, bersamaan dengan melakukan penegakan hukum soal over-loaded dan over-size, nah itu yang akan kami lalukan juga," ucap dia.

Budi menyampaikan untuk angkutan lebaran pihaknya juga sudah melakukan antisipasi dengan upaya pengecekan. Ia tidak ingin angka kecelakaan selama lebaran malah bertambah pada 2018.

"Kami minta kepada angkutan umum untuk memperbaiki kualifikasi. Setelahnya, kami akan melakukan ram cek. Dan yang lain tentu kami akan menambah rambu yang jalurnya potensial kecelakaan," terang Budi.


Budi melanjutkan bahwa pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pelbagai stakeholder (pemangku kepentingan), salah satunya kepolisian untuk mempersiapkan mudik lebaran.

Pekan depan, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setyadi bersama dengan Kepala Korlantas Mabes Polri Inspektur Jenderal Royke Lumowa akan berangkat untuk mempersiapkan konsep perjalanan mudik.

"Kami harapkan, mudik tahun ini lebih baik dari sebelumnya. Prasarana sudah disiapkan. Tinggal kami bersama dengan kepolisian dan pemda merencanakan dengan baik supaya kegiatan ini bisa terlaksana dan memberi kepuasan bagi masyarakat dan dengan selamat," ungkapnya. (bir)