Senyap di Perayaan 109 Tahun Ditemukannya Machu Picchu

CNN Indonesia | Sabtu, 25/07/2020 13:34 WIB
Machu Picchu merayakan peringatan 109 tahun penemuannya dalam kesunyian akibat nihilnya wisatawan di tengah pandemi virus corona. Machu Picchu merayakan peringatan 109 tahun penemuannya dalam kesunyian akibat nihilnya wisatawan di tengah pandemi virus corona. (Pablo PORCIUNCULA BRUNE / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bekas benteng Inca di Peru, Machu Picchu, pada hari Jumat (24/7) merayakan peringatan 109 tahun sejak situs bersejarah itu ditemukan oleh penjelajah Amerika Serikat, Hiram Bingham, dalam kesunyian akibat kosongnya wisatawan karena pengumuman pembukaan kembali telah dibatalkan.

Objek wisata paling populer di Peru itu ditutup untuk pengunjung sejak pertengahan bulan Maret, ketika negara itu dikunci untuk memerangi pandemi COVID-19 - dan terjadinya lonjakan kasus infeksi dan kematian baru-baru ini.

Belum diketahui lebih lanjut soal tanggal baru pembukaan Machu Picchu.


"Tahun lalu banyak orang datang merayakan peringatan tersebut, tetapi sayangnya kali ini kami tidak akan memiliki pengunjung karena kami masih belum memiliki tanggal pembukaan kembali untuk Machu Picchu," kata Darwin Baca, Wali Kota Cusco, pemukiman di dekat Machu Picchu, kepada AFP.

"Mungkin pada bulan Agustus, karena kasus virus corona masih meningkat di Cusco."

Gubernur Cusco, Jean Paul Benavente, mengumumkan awal bulan ini bahwa pengunjung dapat kembali ke Machu Picchu pada 24 Juli 2020 jika protokol kesehatan sudah mantap diterapkan - tetapi lima hari kemudian ia membatalkannya.

Saat beroperasi kembali, Machu Picchu hanya akan menerima 675 pengunjung sehari, kata Baca - dibandingkan dengan hingga 5.000 selama musim ramai turis sebelum pandemi virus corona.

Peru adalah salah satu negara Amerika Latin yang terdampak virus corona paling buruk, dengan lebih dari 370 ribu kasus infeksi dan lebih dari 17 ribu kematian.

Penutupan akibat COVID-19 telah menghancurkan industri pariwisata Peru, dengan kerugian US$3,3 miliar tahun ini - dan daerah Cusco, di mana sekitar 100 ribu warga lokal di sana mencari nafkah dari pariwisata.

Machu Picchu, yang berarti Gunung Tua dalam bahasa Quechua yang mendominasi di kekaisaran Inca, dibangun untuk kaisar Inca Pachacutec pada abad ke-15 di puncak gunung rimbun di ketinggian 2.400 mdpl.

Machu Picchu adalah pusat upacara tetapi ada juga area yang didedikasikan untuk pertanian dan tempat tinggal.

(AFP/ard)

[Gambas:Video CNN]