Ilustrasi. Ada banyak manfaat memasak bersama anak. (iStock/simon2579)
Jakarta, CNN Indonesia --
Memasak bersama anak dan keluarga, kenapa tidak? Dari sini Anda akan menemukan berbagai hal menakjubkan bersama anak.
Ada banyak manfaat masak bersama anak, termasuk ikatan semakin kuat hingga membentuk karakter anak. Pasalnya, memasak bareng anak jadi salah satu cara untuk menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga.
Psikolog anak dan keluarga Vera Itabiliana menilai sangat penting bagi Anda untuk menyediakan waktu berkualitas bersama keluarga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Waktu berkualitas bersama keluarga itu menguatkan ikatan, bonding, mengembangkan karakter anak. Anak jadi pede [percaya diri], mandiri, latihan kerja sama. Waktu berkualitas ini enggak cuma [bermanfaat] buat anak, tapi juga orang tua untuk stress release," kata Vera dalam konferensi pers virtual bersama Kraft Quick Melt, Senin (8/8).
Mengingat keseharian yang mulai kembali sibuk, Anda tak perlu menyediakan waktu lama untuk momen ini. Vera menyarankan, sisihkan 1-2 jam untuk dihabiskan bersama keluarga. Salah satunya bisa dilakukan dengan memasak bersama.
Menurut Vera, memasak mampu memenuhi poin-poin penting waktu berkualitas bersama keluarga. Poin-poin itu diantaranya dilakukan bersama-sama, rutin, ada interaksi, kedekatan fisik, dan menyenangkan untuk dilakukan.
"Memang waktu bersama keluarga itu tidak harus momen spesial misal pergi ke mana, liburan. Aktivitas sehari-hari saja bisa. Nah, termasuk memasak," imbuhnya.
Ada banyak manfaat memasak bersama anak. Memasak memungkinkan Anda melibatkan seluruh anggota keluarga dalam proses persiapan bahan, mengolah, hingga menyajikan. Lewat kesempatan memasak pula, orang tua bisa menumbuhkan rasa percaya diri anak.
Vera memberikan contoh, anak mulai dipercaya memotong bahan dengan pisau. Padahal sebelumnya anak dilarang dekat-dekat dengan benda tajam. Dari sini anak merasa dipercaya orang tua untuk melakukan hal yang sulit.
"Dalam pemilihan menu, tiap anggota keluarga misal ada empat kepala, kesukaannya beda-beda. Nah, dibikin gantian, weekend ini menu siapa, minggu depan menu kakaknya. Kalau ada keterlibatan, kemauan [untuk melakukan] lebih besar," ujarnya.
Simak tips memasak bersama anak di halaman berikutnya..
Buat sebagian keluarga, aktivitas memasak bersama anak maupun keluarga secara keseluruhan mungkin masih asing. Vera pun memberikan beberapa tips memasak bersama anak.
1. Rapat keluarga
Anda tidak bisa begitu saja mengeksekusi rencana memasak bersama tanpa diawali dengan rapat keluarga. Vera mengatakan, rapat kecil-kecilan ini tujuannya agar anak dan seluruh anggota keluarga tahu bahwa akan ada rutinitas tiap akhir pekan dan dilakukan bersama-sama.
Dia menyarankan, buat 'pengumuman' rutinitas baru ini bukan sebagai kewajiban. Anak, katanya, akan terdorong untuk melakukan kalau mereka melihat ini bukan suatu kewajiban.
"Tiap weekend kayaknya ada acara sendiri-sendiri. Bilang kalau butuh buat waktu bareng. Papa mama kangen duduk bareng, bikin sesuatu, yuk masak di Sabtu atau Minggu, jam berapa, janjian biar klop semua," kata Vera.
Sepakati menu yang akan dibuat. Usahakan buat menu-menu sederhana dan disukai semua anggota keluarga.
Selain itu, bagi tugas sesuai kapasitas tiap anggota keluarga. Anak bungsu atau yang masih kecil, misalnya, diberi tugas menabur bumbu, sedangkan kakaknya diberi tugas memotong sayuran.
3. Tak perlu banyak aturan
Vera mendorong agar aktivitas ini benar-benar dinikmati seluruh anggota bersama. Ingat, Anda sedang memasak bersama anak untuk dinikmati bersama, bukan untuk penilaian lomba. Sebaiknya bawa suasana santai, tak banyak aturan dan kritik.
"Anak kalau [diberi] banyak aturan malah mogok, enggak mau," imbuhnya.
4. Singkirkan gawai
Untuk sementara, singkirkan dulu gawai seperti ponsel dan tablet. Di momen ini diharapkan seluruh anggota keluarga hadir dan terlibat, bukan sekadar jadi penonton. Setelah selesai memasak, tutup dengan acara makan bersama.
Jakarta, CNN Indonesia --
Memasak bersama anak dan keluarga, kenapa tidak? Dari sini Anda akan menemukan berbagai hal menakjubkan bersama anak.
Ada banyak manfaat masak bersama anak, termasuk ikatan semakin kuat hingga membentuk karakter anak. Pasalnya, memasak bareng anak jadi salah satu cara untuk menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga.
Psikolog anak dan keluarga Vera Itabiliana menilai sangat penting bagi Anda untuk menyediakan waktu berkualitas bersama keluarga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Waktu berkualitas bersama keluarga itu menguatkan ikatan, bonding, mengembangkan karakter anak. Anak jadi pede [percaya diri], mandiri, latihan kerja sama. Waktu berkualitas ini enggak cuma [bermanfaat] buat anak, tapi juga orang tua untuk stress release," kata Vera dalam konferensi pers virtual bersama Kraft Quick Melt, Senin (8/8).
Mengingat keseharian yang mulai kembali sibuk, Anda tak perlu menyediakan waktu lama untuk momen ini. Vera menyarankan, sisihkan 1-2 jam untuk dihabiskan bersama keluarga. Salah satunya bisa dilakukan dengan memasak bersama.
Menurut Vera, memasak mampu memenuhi poin-poin penting waktu berkualitas bersama keluarga. Poin-poin itu diantaranya dilakukan bersama-sama, rutin, ada interaksi, kedekatan fisik, dan menyenangkan untuk dilakukan.
"Memang waktu bersama keluarga itu tidak harus momen spesial misal pergi ke mana, liburan. Aktivitas sehari-hari saja bisa. Nah, termasuk memasak," imbuhnya.
Ada banyak manfaat memasak bersama anak. Memasak memungkinkan Anda melibatkan seluruh anggota keluarga dalam proses persiapan bahan, mengolah, hingga menyajikan. Lewat kesempatan memasak pula, orang tua bisa menumbuhkan rasa percaya diri anak.
Vera memberikan contoh, anak mulai dipercaya memotong bahan dengan pisau. Padahal sebelumnya anak dilarang dekat-dekat dengan benda tajam. Dari sini anak merasa dipercaya orang tua untuk melakukan hal yang sulit.
"Dalam pemilihan menu, tiap anggota keluarga misal ada empat kepala, kesukaannya beda-beda. Nah, dibikin gantian, weekend ini menu siapa, minggu depan menu kakaknya. Kalau ada keterlibatan, kemauan [untuk melakukan] lebih besar," ujarnya.
Simak tips memasak bersama anak di halaman berikutnya..
Tips Memasak Bersama Anak
Ilustrasi. Masak bersama anak dapat meningkatkan ikatan antara keluarga. (Unsplash/Pixabay)
Buat sebagian keluarga, aktivitas memasak bersama anak maupun keluarga secara keseluruhan mungkin masih asing. Vera pun memberikan beberapa tips memasak bersama anak.
1. Rapat keluarga
Anda tidak bisa begitu saja mengeksekusi rencana memasak bersama tanpa diawali dengan rapat keluarga. Vera mengatakan, rapat kecil-kecilan ini tujuannya agar anak dan seluruh anggota keluarga tahu bahwa akan ada rutinitas tiap akhir pekan dan dilakukan bersama-sama.
Dia menyarankan, buat 'pengumuman' rutinitas baru ini bukan sebagai kewajiban. Anak, katanya, akan terdorong untuk melakukan kalau mereka melihat ini bukan suatu kewajiban.
"Tiap weekend kayaknya ada acara sendiri-sendiri. Bilang kalau butuh buat waktu bareng. Papa mama kangen duduk bareng, bikin sesuatu, yuk masak di Sabtu atau Minggu, jam berapa, janjian biar klop semua," kata Vera.
Sepakati menu yang akan dibuat. Usahakan buat menu-menu sederhana dan disukai semua anggota keluarga.
Selain itu, bagi tugas sesuai kapasitas tiap anggota keluarga. Anak bungsu atau yang masih kecil, misalnya, diberi tugas menabur bumbu, sedangkan kakaknya diberi tugas memotong sayuran.
3. Tak perlu banyak aturan
Vera mendorong agar aktivitas ini benar-benar dinikmati seluruh anggota bersama. Ingat, Anda sedang memasak bersama anak untuk dinikmati bersama, bukan untuk penilaian lomba. Sebaiknya bawa suasana santai, tak banyak aturan dan kritik.
"Anak kalau [diberi] banyak aturan malah mogok, enggak mau," imbuhnya.
4. Singkirkan gawai
Untuk sementara, singkirkan dulu gawai seperti ponsel dan tablet. Di momen ini diharapkan seluruh anggota keluarga hadir dan terlibat, bukan sekadar jadi penonton. Setelah selesai memasak, tutup dengan acara makan bersama.