"Sebenarnya agak aneh karena karya-karya ibu saya tidak pernah diterjemahkan dalam bahasa Perancis, jadi saya belum pernah membaca buku-buku klasik tulisannya," ujar Pierre.
Meski begitu, kelamaan ia belajar bahwa ibunya punya nama di Indonesia. NH Dini bahkan termasuk bagian dari sejarah sastra kita. "Saya tidak tahu benar persepsi orang-orang tentang ibu saya. Tapi saya tahu banyak temannya yang sangat mengaguminya," katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ternyata ia banyak menulis tentang kami sebagai keluarga. Saya sangat ingin membaca semua buku-bukunya," tutur pria 48 tahun itu.