Beck Ajak Fan Interaksi lewat Kolaborasi NASA di 'Hyperspace'

CNN Indonesia | Kamis, 13/08/2020 09:15 WIB
Musisi eksperimental AS, Beck, mengajak penggemar bertualang di luar angkasa melalui visual baru album Hyperspace yang menyuguhkan hasil ekspedisi NASA. Musisi eksperimental AS, Beck, mengajak penggemar bertualang di luar angkasa melalui visual baru album Hyperspace yang menyuguhkan hasil ekspedisi NASA. (AFP/Alice Chiche)
Jakarta, CNN Indonesia --

Musisi eksperimental asal Amerika Serikat, Beck, mengajak penggemar bertualang di luar angkasa melalui visual baru album Hyperspace yang menyuguhkan hasil ekspedisi NASA.

Penggemar dapat menikmati lagu-lagu dari album Hyperspace dengan visual data satelit NASA yang ditransformasi menggunakan kecerdasan buatan. Hasil kolaborasi itu dapat dinikmati melalui situs resmi Beck yang dibuat sangat interaktif.

"Hyperspace: A.I. Exploration merupakan petualangan luar angkasa melalui serangkaian data hibrid dan video musik yang menampilkan data asli NASA yang ditransformasi menggunakan kecerdasan buatan oleh Osk, yang diproyeksikan ke album Hyperspace milik Beck," demikian keterangan di awal situs interaktif itu.


Keterangan itu berlanjut, "Eksplorasi tiap lagu dari album itu yang dipadukan dengan misi ikonis NASA, menghidupkan kembali kejadian nyata melalui teknik A.I revolusioner dan dibentuk ulang dengan datanya, menciptakan visual yang belum pernah dilihat sebelumnya."

Perjalanan di situs interaktif itu dimulai dengan misi NASA bertajuk "Solar Dynamics Observatory" dengan target matahari. Lagu Die Waiting mengiringi eksplorasi penggemar di video tersebut.

[Gambas:Youtube]

Selanjutnya, ada lagu Hyperlife yang bakal menemani petualangan penonton menyaksikan rekaman misi NASA berjudul Landsat 8 Satellite & International Space Station dengan target planet Bumi.

Untuk eksplorasi video misi Lunar Revonnaissance Orbiter & Apollo 12 di Bulan, terdengar lagu Uneventful Days.

[Gambas:Youtube]

Berlanjut ke Mars, Beck menyuguhkan lagu Saw Lightning untuk mengiringi petualangan misi Nasa bertajuk Viking 1 Orbiter, Mars Reconnaissance Orbiter & Mars Science Laboratory.

Di Jupiter, tersaji rekaman misi Juno, Galileo, Cassini-Huygens dengan iringan lagu See Through dari album Hyperspace.

Setelah itu, lagu Chemical siap menemani perjalanan menuju Saturnus, di mana NASA menggencarkan misi Cassini-Huygens.

[Gambas:Youtube]

Usai melintasi beberapa planet lain, penggemar dapat menikmati eksplorasi Galaksi Bima Sakti melalui misi Spitzer Space Telescope dengan iringan lagu Stratosphere.

Beck kemudian mengajak penggemar melihat data satelit NASA dari misi Hubble Space Telescope dengan target nebula dengan alunan lagu Everlasting Nothing.

Penonton kemudian dibawa ke petualangan mengeksplorasi bintang-bintang dan berbagai galaksi dalam misi Hubble Space Telescope & Swift, Fermi Gamma-Ray Space Telescope dengan lantunan lagu Star.

Setelah itu, misi Tansiting Exoplanet Survey Satellite mengiringi perjalanan penonton melihat exoplanet diiringi lagu Hyperspace.

Perjalanan kemudian ditutup dengan misi Hubble Space Telescope yang menargetkan black holes dengan iringan lagu Dark Places.

[Gambas:Youtube]

(has/has)