Reza Artamevia, Diva Pop '90-an yang Kembali Terjerat Sabu

CNN Indonesia | Minggu, 06/09/2020 11:00 WIB
Reza Artamevia menambah daftar figur publik yang diciduk Kepolisian terkait kasus penyalahgunaan narkotika. Reza Artamevia menambah daftar figur publik yang diciduk Kepolisian terkait kasus penyalahgunaan narkotika. (ANTARA FOTO/Teresia May)
Jakarta, CNN Indonesia --

Reza Artamevia Adriana Eka Suci menambah daftar figur publik yang diciduk Kepolisian terkait kasus penyalahgunaan narkotika. Penyanyi berdarah campuran Jawa dan Sunda itu ditangkap oleh Polda Metro Jaya, Jumat (4/9), dengan barang bukti berupa sabu.

Dalam pernyataan pada Minggu (6/9), Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengungkapkan Reza sudah empat bulan mengonsumsi sabu.

"Yang bersangkutan dari hasil pemeriksaan memang mengakui bahwa dia menggunakan sabu ini sekitar 4 bulan semasa Covid-19 ini yang memang sering di rumah saja. Jadi pengakuan, kami masih mendalami terus," kata Yusri.


Sampai saat ini, pihak kepolisian juga masih mendalami motif penggunaan narkoba oleh publik figur tersebut. Pasalnya, Yusri mengatakan, setiap publik figur yang ditangkap mengakui menggunakan narkoba untuk mengisi waktu luangnya.

Keterkaitan Reza dengan narkoba ini sebenarnya bukan pertama kali. Diketahui, sebelumnya pada 2016, Reza juga terjerat kasus narkotik bersama Gatot Braja Musti, Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) di Lombok, NTB. Keduanya diketahui mengonsumsi sabu.

Namun di luar dari kasus narkobanya tersebut, Reza dapat dikatakan merupakan salah satu penyanyi senior yang ini banyak dikenal oleh anak muda. Lagunya berjudul Berharap Tak Berpisah pada 2002 silam kembali banyak dilantunkan oleh kaum milenial saat ini.

Reza sendiri merupakan penyanyi hasil besutan pentolan Dewa 19, Ahmad Dhani. Penyanyi solo wanita itu mulai memasuki dapur rekaman pada 1995 dengan debut album pertamanya yang bertajuk 'Keajaiban'.

Single Pertama dan Satu yang Tak Bisa Lepas pun laris manis di pasaran setelah mengalami perubahan aransemen diorbitkan kembali pada 1997.

Album yang berisikan sepuluh lagu itu juga membuat Reza mendapat penghargaan musik. Di antaranya adalah Anugrah Musik Indonesia dan MTV. Album ini juga mengantarkan Reza mejadi penyanyi wanita kenamaan Tanah Air.

Tercatat, album bertajuk Keajaiban itu terjual lebih dari 100 ribu kopi. Hal itu menjadi salah satu prestasi yang dicapai bagi penyanyi pendatang baru di masa krisis moneter yang dialami Indonesia pada 1997 silam.

Selain album tersebut, diva pop era '90-an ini sempat mengaransemen ulang lagu berjudul 'Dia' yang dipopulerkan oleh Vina Panduwinata.

Darah seni diketahui mengalir pada darah Reza. Anak dari pasangan Adang Surachman Rachman dan Endang Sri Wahyuni itu memiliki kakek yang mempunyai sanggar tari Jawa.

Artis Reza Artamevia (kiri) didampingi pengacaranya Ramadan Alamsyah (kanan) saat diperiksa di Kantor BNN Provinsi NTB di Mataram, Kamis (1/9). Reza Artamevia diperiksa pihak BNN dan Polda NTB terkait tertangkapnya Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) Gatot Brajamusti saat penggerebekan oleh Polres Mataram di sebuah kamar hotel di Mataram pada Minggu (28/8/2016) malam yang diduga sedang melakukan pesta narkoba. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/foc/16.Artis Reza Artamevia (kiri) didampingi pengacaranya Ramadan Alamsyah (kanan) saat diperiksa di Kantor BNN Provinsi NTB di Mataram, Kamis (1/9/2016). Reza Artamevia diperiksa pihak BNN dan Polda NTB terkait tertangkapnya Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) Gatot Brajamusti saat penggerebekan oleh Polres Mataram di sebuah kamar hotel di Mataram pada Minggu (28/8/2016) malam yang diduga sedang melakukan pesta narkoba. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)

Sementara itu, sang ibu merupakan keturunan Solo yang sering menari di Istana Negara sejak pemerintahan Presiden Soekarno.

Pada 2000, musisi kelahiran 1975 itu kembali mengeluarkan album kedua bertajuk 'Keabadian'. Tak tanggung-tanggung, Reza berkolaborasi dengan penyanyi senior asal Jepang, Masaki Ueda di lagu Forever Peace untuk versi Jepang, Biar menjadi Kenangan di versi Indonesia, dan The Last Kiss untuk versi Inggris.

Oleh Asian Music Standard yang bermarkas di Tokyo, album Keabadian diterjemahkan dalam versi bahasa Inggris dan dirilis di Jepang dalam title "Amazing". Lagu Forever Peace yang juga merupakan ciptaan Ahmad Dhani sukses menjadi tema balap Formula1 (F1) di Jepang dan Korea.

Setelah mantap dengan dua album yang diproduseri oleh Ahmad Dhani itu, Reza pun mengeluarkan album ketiganya tanpa bantuan pentolan Dewa 19 tersebut. Dia mengeluarkan album berjudul 'Keyakinan' pada 2002 dengan mengemas aliran musik pop romantis dalam tiap lagunnya.

Dalam album ini pun, lagu 'Berharap Tak Berpisah' mulai terdengar di kancah musik Indonesia.

Kehidupan pribadi Reza pun tak selalu berjalan mulus. Reza resmi bercerai dengan suaminya, Adjie Massaid pada 17 Januari 2005 melalui keputusan dari Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

Perceraian itu kemudian menjadi sebuah skandal dan kontroversi Reza kala itu. Dia bahkan sempat dikabarkan diculik di Bandara Soekarno Hatta dan menghilang selama lima hari. Akhirnya, diketahui bahwa Reza sedang menenangkan dirinya di padepokan Gatot Bradja Musti, Cisaat, Sukabumi, Jawa Barat.

Setelah perceraian itu, hak asuh terhadap kedua anaknya jatuh kepada Adjie yang kemudian menikah kembali dengan Angelina Sondakh pada 2009.

Melanjutkan karir pada 2008, Reza mencatat sebuah prestasi dengan menjadi penyanyi pertama yang mewakili Indonesia untuk membawakan lagu pembuka Asian Beach Song yang kala itu diselenggarakan di Indonesia.

Dia bernyanyi dengan diiringi 1700 penari di Garuda Wisnu Kencana, Bali di hadapan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono.

[Gambas:Youtube]



Setelah hiatus menerbitkan album selama 7 tahun, pada 2009 Reza kembali merilis album dengan judul 'The Voicer'. Kemudian pada 2010, Reza kembali menerima penghargaan dan masuk dalam jajaran "50 The Greatest Indonesian Singers", Versi Majalah Rolling Stone Indonesia.

Kini, Reza menambah catatan publik figur yang terjerat narkoba pada 2020. Beberapa artis yang ditangkap, seperti Vitalia Sesha, Lucinta Luna, Nanie Darham, Aulia Farhan, Medina Zein, Ririn Ekawati, Dwi Sasono, Vanessa Angel, Reza Alatas, Tio Pakusadewo, Naufal Samudra, Roy Kiyoshi, Ridho Ilahi hingga yang terbaru Jaka Hidayat.

(mjo/end)

[Gambas:Video CNN]