Lagu Lama, Buah Kebosanan Trio FLEUR! pada Debat Pilkada

CNN Indonesia | Rabu, 23/09/2020 05:37 WIB
Trio yang dikenal kerap membawakan karya Dara Puspita, FLEUR!, merilis lagu baru bertajuk Lagu Lama yang terinspirasi dari kemuakan terhadap debat pilkada. Trio yang dikenal kerap membawakan karya Dara Puspita, FLEUR!, merilis lagu baru bertajuk Lagu Lama yang terinspirasi dari kemuakan terhadap debat pilkada. (Dok. FLEUR! Records)
Jakarta, CNN Indonesia --

Trio yang dikenal kerap membawakan karya Dara Puspita, FLEUR!, merilis lagu baru bertajuk Lagu Lama yang terinspirasi dari kemuakan terhadap debat menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada).

Dalam siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com, FLEUR! menjelaskan bahwa inspirasi pembuatan lagu ini datang ketika salah satu personel mereka, Yuyi Trirachma, menyimak debat Pilkada.

"Waktu itu Yuyi telepon, kasih tahu kalau punya tema lagu setelah nonton debat Pilkada yang ngalor ngidul. 'Lagu lama!' seperti itu katanya," tutur gitaris FLEUR!, Tanya Ditaputri.


Dari sana, mereka bersama sang penabuh drum, Tika Pramesti, kemudian mengembangkan Lagu Lama dengan aransemen musik rock lebih galak.

"Kami memilih Lagu Lama menjadi single berikutnya karena lagu ini bisa mewakili sisi maskulin dari FLEUR! yang feminin," tutur Yuyi.

Tika menambahkan bahwa perilisan lagu ini menjadi bagian dari cara FLEUR! menghadapi tantangan pandemi bagi musisi.

"Kami juga berharap dengan merilis Lagu Lama membuat FLEUR! tetap produktif dan bernyawa di masa sulit saat ini," ujar Tika yang juga anggota grup Indische Party.

Dalam merekam lagu ini, FLEUR! dibantu Wahyu Sudiro pada bagian gitar. Lagu itu kemudian masuk tahap mixing dan mastering oleh personel Kelompok Penerbang Roket, Viki Vikranta.

Setelah dirilis pada Rabu (23/9), FLEUR! berencana melepas visual untuk Lagu Lama sepuluh hari setelahnya.

Lebih jauh, FLEUR! juga akan merilis album penuh pada 2021, setelah tahun ini tertunda karena pandemi Covid-19.

"Kami mengubah strategi tahun ini dengan merilis beberapa single dulu sebelum albumnya. Semoga bisa tahun depan, jadi nanti kita bisa manggung dan nyanyi-nyanyi lagu-lagu baru kami," kata Yuyi.

Album itu akan berisi 11 lagu baru FLEUR! dengan irama musik bernuansa era 60-an, mengacu pada referensi musik mereka, Dara Puspita.

FLEUR! sendiri terbentuk pada 2017, ketika festival Europalia terselenggara. Festival seni dua tahunan di Belgia ini meminta kurator musik dari Indonesia untuk membuat grup musik tribute untuk Dara Puspita, unit rock n' roll legendaris yang memiliki basis penggemar di Eropa.

Singkat cerita, Tanya, Tika, dan Yuyi, serta Rika Putrianjani dipertemukan dan membentuk sebuah grup bernama Flower Girls.

Sepulangnya dari tur Eropa, Flower Girls mulai menjajaki panggung dalam negeri. Mereka pun memutuskan untuk melanjutkan band ini - dengan materi baru dan juga nama baru, yakni FLEUR!.

Namun di tengah proses penggarapan album, Rika memutuskan untuk hengkang dan FLEUR! sehingga mereka melanjutkan band dengan format trio. FLEUR! akhirnya merilis single perdananya, Muka Dua, pada Maret lalu.

(agn/has)