DWP 2020 Gelar Konser Virtual Gratis

CNN Indonesia | Kamis, 03/12/2020 19:01 WIB
Djakarta Warehouse Project akan menggelar konser virtual secara gratis, cukup bergabung ke laman DWP. Konser virtual DWP 2020 gratis. (Doc.DWP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Festival electronic dance music (EDM) Djakarta Warehouse Project (DWP) kembali digelar dengan mengusung konsep virtual pada 19-20 Desember. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini DWP berlangsung tanpa memungut biaya tiket masuk.

Dalam konferensi virtual yang berlangsung hari ini (3/12), David Ferdian selaku Operational Manager dari Ismaya Live mengatakan untuk mengikuti event kali ini yang tersaji secara virtual hanya perlu melakukan pendaftaran secara online.

Penonton bisa gabung di laman website Djakarta Warehouse Project kemudian tinggal mengikuti petunjuk di situ.


"Kami melihat dari Maret tidak ada event offline, setelah WTF (We The Fest) dan DWPV (Djakarta Warehouse Project Virtual) juga ditunggu-tunggu kami akhirnya buat free event agar semua orang dari ujung ke ujung bisa melihat event ini, itu sih," kata David.

"Kalau untuk cara registrasi bisa masuk ke website djakartawarehouse.com, nanti ada dua section, Indonesia dan non-Indonesia, nanti yang Indonesia kami ada batas usia 18+, isi form registrasi lalu kita kirim kode booking, H-7 nanti kami kirim free pass link untuk nonton," tambahnya.

Sementara itu David mengatakan tantangan terberat dalam event kali ini pada persiapan infrastruktur untuk menyediakan jaringan internet yang memadai untuk mengantisipasi traffic yang padat.

"DWP ini trafiknya gede banget karena ingin semua orang dari ujung ke ujung bisa nonton, kami juga pikir bagaimana saat registrasi, kami kemarin juga menemukan error saat mencoba registrasi karena itu berat ya," kata David.

Kendala IT

Permasalahan IT menjadi perhatian utama tim produksi untuk menggarap event ini. Sarah Deshita selaku Brand Manager Ismaya mengatakan persiapan DPW Virtual yang terselenggara tahun ini memakan waktu yang relatif singkat dan melibatkan hal-hal yang belum pernah dilakukan dalam event DWP di tahun-tahun sebelumnya.

"Ini baru pertama kali, kalau bisa dibilang prosesnya yang hanya butuh 1,5 bulan, waktu itu kami pikir ini tidak mungkin dilakukan, bikin panggung dan segala macam, tapi kerjasama tim yang hebat acara ini terlaksana, mungkin tahun depan kami akan buat stage offline dan virtual, jadi ada dua," kata Sarah.

DWP Virtual akan yang akan berlangsung pada ini menyajikan penampilan dari sejumlah musisi EDM dari sejumlah negara mulai dari Martin Garrix, Vini Vici, Armin van Buuren, Brennan Heart, Curbi, Valentino Khan, What So Not dan masih banyak lain.

Sederet musisi dan DJ dalam negeri juga akan memeriahkan acara festival musik elektronik virtual ini, seperti Ramengvrl, Hizkia, Ridwan G, Trillions, Devarra, Fun on A Weekend, Joyo, Patricia Schuldtz, Preachja Crew, W.w, dan Yasmin. Termasuk kolaborasi dari Dipha Barus bersama Yura Yunita, Nadin Amizah, Kallula, dan Hindia, serta penampilan dari Atsy x Billy Taner.

Meksi dikemas secara virtual, penampilan tersebut akan dibawakan lewat tiga stage utama, yakni Stadium, Cosmic Station, dan Neon Jungle yang bebas dipilih oleh penonton di rumah.

"Ada tiga channel, penonton bisa pindah-pindah stage, jadi bisa pilih-pilih seperti menonton DWP biasanya," kata Sarah.

Masing-masing stage memiliki konsep tersendiri yang dirancang menggunakan teknologi terbaru. Termasuk menggunakan teknologi green screen untuk membuat tampilan panggung sungguhan agar tidak menghilangkan pengalaman DWP yang tahun-tahun sebelumnya.

Sementara itu untuk penampil internasional, pihak DWP telah mempersiapkan panggung khusus untuk merekam penampilan mereka sebelum ditayangkan secara langsung di gelaran DWP Virtual yakni dari Ibiza, Sydney, Bangkok dan China.

Selain konsep penampilan yang berbeda, beberapa fitur DWP Virtual juga diubah dalam bentuk virtual. Perubahan itu juga meliputi interaktif chat, virtual map, dan penjualan merchandise eksklusif yang dapat dipesan dalam fitur DWP mal.

Nantinya hasil penjualan merchandise tersebut akan disalurkan kepada pegiat acara live event yang kehilangan sumber mata pencaharian akibat pandemi Covid-19.

"Pandemi ini menghancurkan bisnis, tapi kami tetap ingin menghibur khalayak. Kami juga mendukung pegiat live event lewat hasil penjualan DWP mall yang akan didonasikan ke pegiat yang terdampak. Meski tidak datang ke event, kami bisa tetap bantu yang lain, semoga tahun depan bisa hadir lagi secara offline," kata Sarah.

(nly/bac)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK