Novelis Harap Bridgerton 2 Lebih Banyak Seks Daphne dan Duke

CNN Indonesia | Rabu, 10/02/2021 23:22 WIB
Penulis novel Bridgerton, Julia Quinn, harap musim kedua serial yang diadaptasi dari karyanya menyajikan lebih banyak adegan seks Daphne dan Duke of Hastings. Penulis novel Bridgerton, Julia Quinn, harap musim kedua serial yang diadaptasi dari karyanya menyajikan lebih banyak adegan seks Daphne dan Duke of Hastings. (Arsip Netflix)
Jakarta, CNN Indonesia --

Penulis seri novel Bridgerton, Julia Quinn, berharap musim kedua serial Netflix yang diadaptasi dari karyanya menyajikan lebih banyak adegan seks antara Daphne Bridgerton dengan Duke of Hastings.

Quinn menyadari bahwa cerita musim baru serial ini merujuk pada novel kedua dari seri Bridgerton yang bertajuk The Viscount who Loved Me. Kisah novel yang dirilis tahun 2000 itu memang fokus pada karakter Anthony.

Namun, ia berharap Daphne dan Duke of Hastings masih punya tempat yang signifikan dalam musim kedua Bridgerton.


"Saya harap begitu (banyak adegan seks antara Daphne dengan Duke of Hastings). Mereka memang muncul di buku kedua. Serial ini tidak persis sama dengan buku, dan menurut saya tidak seharusnya begitu," kata Quinn seperti dikutip AceShowbiz.

Ia melanjutkan, "Jadi saya berharap seperti itu, karena tidak ada alasan lain selain Daphne yang berhak mencampuri kehidupan Anthony. Melupakan karakternya (Daphne) adalah tindakan kriminal. Saya pikir (adegan seks) akan menyenangkan untuk dilihat."

Lebih lanjut, Quinn mengaku belum membaca naskah musim kedua Bridgerton. Namun, ia yakin karakter Anthony akan berada dalam kondisi yang tidak baik.

"Saya menulis ceritanya, jadi saya sedikit mengetahuinya. Kondisi Anthony akan buruk. Jonathan Bailey memerankannya dengan sangat baik. Kami masih menyukainya, tetapi kami harus membuatnya terpuruk berkali-kali. Ini luar biasa," kata Quinn.

Musim pertama Bridgerton yang rilis bulan Desember tahun lalu di layanan streaming Netflix ini terbilang sukses besar.

[Gambas:Video CNN]

Serial ini fokus pada kehidupan sosial kaum aristokrat di Inggris pada era 1800-an, salah satunya mengenai perjodohan.

Musim pertama fokus pada kehidupan Daphne Bridgerton (Phoebe Dynevor), putri tertua dari keluarga bangsawan Bridgerton. Ia berharap bisa mengikuti jejak orang tuanya dalam menemukan cinta sejati dan menikah.

Ia merupakan sosok perempuan yang tidak tertandingi dalam dunia perjodohan. Pada suatu kesempatan, Daphne berkenalan dengan Simon Basset yang bergelar Duke of Hastings. Sejak saat itu, ia mulai memahami berbagai hal berbau seks, seperti masturbasi.

(adp/has)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK