ANALISIS

Nasib Shang-Chi Mendulang Cuan dari Asia kala China Cuek

CNN Indonesia | Sabtu, 25/09/2021 11:52 WIB
Perilisan Shang-Chi sebenarnya peluang emas menambang cuan dari Asia, bila tidak dalam kondisi pandemi dan China yang makin cuek dengan 'produk asing'. Perilisan Shang-Chi sebenarnya peluang emas menambang cuan dari Asia, bila tidak dalam kondisi pandemi dan China yang makin cuek dengan 'produk asing'. (dok. Jasin Boland/Marvel Studios/Walt Disney Studios Motion Pictures)
Jakarta, CNN Indonesia --

Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings resmi rilis di benua Asia, pasar film terbesar di luar Amerika Utara. Sebuah peluang emas untuk menambang cuan, seandainya tidak dalam kondisi pandemi yang membuat Marvel dan Disney harap-harap cemas.

Asia sudah lama menjadi target Marvel mendulang cuan. Hal ini didasarkan fakta sebanyak 9 dari 20 pasar internasional terbesar di luar Amerika Utara (Amerika Serikat dan Kanada) adalah negara-negara Asia, menurut laporan 2019 dari Motion Picture Association.

Sembilan negara tersebut tentu saja China, Jepang, Korea Selatan yang menempati posisi secara berurutan satu hingga tiga teratas daftar itu. Kemudian ada India, Taiwan, Indonesia, Uni Emirat Arab, Malaysia, dan Hong Kong.


Kesembilan 'naga' ini pada 2019 --atau ketika pra-Covid-- menghasilkan box office gabungan sebesar US$16,6 miliar, dengan 56 persennya datang dari China. Bandingkan dengan delapan negara Eropa lainnya di daftar tersebut yang hanya mampu menghasilkan angka kolektif US$7,4 miliar.

Jejak Marvel mendekati China dan Asia juga sudah terlihat sejak sedekade lalu, atau lebih tepatnya kala Disney mulai mengatur distribusi penjualan film-film Marvel pada 2012. Marvel Entertainment diketahui dibeli Disney pada 2009.

Sejak era Avengers (2012), pasar Asia kerap didekati Marvel-Disney dengan berbagai cara, mulai dari jumpa media, jumpa penggemar, tur, berbagai gimmick marketing salah satunya video greeting di internet dan layar bioskop, hingga premier.

Masih segar dalam ingatan ketika Marvel-Disney memutuskan menayangkan film pamungkas tiga fase awal Marvel Cinematic Universe, Avengers: Endgame (2019), di China dua hari lebih awal dari Amerika Serikat.

Selain menghindari pembajakan film yang marak di pasar Asia, teknik ini jelas membuat penonton Asia merasa "terpilih" menjadi orang pertama yang tahu akhir dari Avengers, yang kemudian berpengaruh pada penjualan tiket.

Endgame pun meraih box office pembukaan US$175,9 juta di China, separuh dari pembukaan di Amerika Utara. Secara total, menurut Box Office Mojo, China menyumbang US$629,1 juta untuk Endgame. Sedangkan pasar domestik menyumbang US$858,3 juta.

Raihan menggiurkan itu kemudian coba kembali dilakukan Marvel-Disney untuk film awal Phase 4 MCU, Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings.

Penggemar Film Avengers di Bioskop CGV Grand Indonesia, Jakarta, Rabu, 24 April 2019 pagi. Sekuel film Avengers: Endgame diputar serentak di bioskop mulai hari ini, beberapa bioskop membuka jam pertunjukan mulai dari jam 5 pagi. CNNIndonesia/Safir MakkiPenggemar Film Avengers di Bioskop CGV Grand Indonesia, Jakarta, Rabu, 24 April 2019 pagi. (CNN Indonesia/Safir Makki)

Nasib Menggantung di Asia

Apalagi kisah film ini disebut Hollywood "Asia banget", meski faktanya lebih banyak berhubungan dengan China juga Mandarin dibanding budaya negara Asia lainnya. Bukan hanya dari cerita, mulai dari sutradara hingga pemain, didominasi orang berdarah Asia. Perlakuan ini sama kala Marvel-Disney memutuskan menggarap Black Panther.

Tapi saat itulah pandemi menyerang, dan dari China pula. Shang-Chi berkali-kali terpaksa menunda produksi dan penayangan.

Premier pun 'hanya' dilakukan di Los Angeles, lebih tepatnya di TCL Chinese Theater yang berarsitektur oriental. Seolah sebagai simbol identitas budaya yang diusung film ini, karena premier di China mustahil dilakukan di tengah pandemi.

Namun bukan cuma pandemi yang jadi halangan Shang-Chi. Adalah kebijakan China untuk cuek dalam mengizinkan penayangan film tersebut di negara dengan pasar box office terbesar di dunia itu.

Aksi China itu sebenarnya wajar. 

Lanjut ke sebelah...

Nasib Shang-Chi Mendulang Cuan dari Asia - Part 2

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK