Pengakuan Lengkap Mantan Kim Seon-ho, Awal Skandal Aborsi

Tim | CNN Indonesia
Kamis, 21 Oct 2021 10:10 WIB
Berikut adalah keseluruhan pengakuan A di sebuah forum dan menjadi awal dari skandal aborsi Kim Seon-ho. Berikut adalah keseluruhan pengakuan A di sebuah forum dan menjadi awal dari skandal aborsi Kim Seon-ho. (dok. SALT Entertainment)
Jakarta, CNN Indonesia --

Skandal pemaksaan aborsi yang menjerat Kim Seon-ho bermula dari pengakuan seorang perempuan anonim berinsial A pada Minggu (17/10). Kala itu, A hanya menyebut "Aktor K" yang kemudian mengarah pada Kim Seon-ho.

Kim Seon-ho kemudian meminta maaf atas skandal Aktor K ini, Rabu (20/10), setelah beragam merek iklan menghapus foto dirinya dan tekanan publik kepada agensi untuk memberikan klarifikasi.

Berikut adalah keseluruhan pengakuan A di sebuah forum internet di Korea yang kini telah dihapus dan menjadi awal dari skandal aborsi Kim Seon-ho.


Beberapa cerita di dalam pengakuan ini mungkin membuat sebagian dari pembaca merasa terganggu.

Saya adalah mantan pacarnya. Ini bukan cuma soal kepribadiannya yang buruk. Saya tak akan membuang banyak waktu membongkar dia seperti ini bila hanya itu masalahnya.

Saya melakukan ini karena saya tidak bisa melanjutkan kehidupan sehari-hari saya ketika dia ada di seluruh acara televisi berpura-pura menjadi orang yang bukan dirinya.

Meskipun mengekspos dia berarti saya harus mengungkapkan banyak kisah personal saya, yang pasti berisiko bagi saya sebagai seorang perempuan, saya memutuskan untuk maju.

Ini bukan hanya karena sindrom putus-cinta yang saya alami. Saya juga mencoba memahami seluruh pengorbanan yang saya buat karena dirinya, termasuk sebuah aborsi.

Dia memperdaya saya, membuat saya mengira ia akan menikahi saya. Namun dia memperlakukan saya seperti sampah ketika ia popularitasnya naik, membuat alasan dirinya jadi sensitif karena pekerjaan. Saya dalam kondisi trauma psikologis dan fisik yang parah.

Saya sadar banyak hal terjadi ketika saya melihat kasus Kim Yong-gun dan serupa. Namun Kim Yong-gun bertanggung jawab atas aborsi yang ia paksa terhadap pacarnya.

Bahkan anggota grup idol bertanggung jawab dan mengumumkan keputusan mereka untuk menikah. Sementara pria yang saya cintai ini, semua mengira dirinya orang suci. Namun ia sejatinya tak bernurani atau punya rasa bersalah.

Saya mengerti kini bahwa apa yang dia lakukan dulu kepada saya adalah ilegal.

Kim Seon-ho di drama Start-UpSkandal pemaksaan aborsi yang menjerat Kim Seon-ho bermula dari pengakuan seorang perempuan anonim berinsial A pada Minggu (17/10). (dok. tvN via Netflix)

Dia merusak hak saya untuk menentukan hidup saya sendiri ketika ia memperdaya saya hingga saya percaya janji yang tak pernah ingin ia tepati, dan memaksa saya melakukan aborsi yang saya tak inginkan.

Dan saya menemukan bahwa ada banyak pria di luar sana yang melakukan hal ini.

Sudah empat bulan setelah kami putus dan saya sempat terpikir dia akan meminta maaf dari lubuk hatinya yang terdalam.

Tampak sepertinya dia sungguh mencintai akting, namun dia sesungguhnya terobsesi dengan uang karena dia memiliki masa kecil yang sulit. Dan karena kebutuhannya untuk menjadi pusat perhatian dan keserakahan atas kesuksesan, dia bisa mengorbankan orang-orang di sekelilingnya untuk hal itu.

Saya pikir dia akan memperlakukan saya dengan berbeda, namun ternyata tidak. Setelah putus, dia tak pernah meminta maaf kepada saya sekali pun karena dia sibuk mengejar uang, syuting iklan, dan menjadi bintang.

Kami mulai berkencan pada awal 2020. Saya punya banyak simpanan chat dari perbincangan kami di KakaoTalk semasa masih berpacaran. Dia sempat meminta saya untuk menghapus seluruh riwayat pesan karena alasan yang konyol, yang saya pikir terasa aneh, jadinya saya menyimpan semua percakapan kami.

Saya, juga, mempertanyakan mengapa ada orang tidak menggunakan kontrasepsi ketika saya membaca soal kehamilan yang tak diinginkan. Dan saya rutin mengonsumsi pengendali kehamilan semasa saya berpacaran dengannya.

Namun pada suatu waktu saya mesti menghentikan pengendali kehamilan selama beberapa bulan karena komplikasi kesehatan. Selama masa itu, saya meminta dirinya menggunakan pengaman.

Tapi pada satu kali, dia mengatakan ingin 'keluar' di dalam. Saya pikir, karena saya memahami siklus masa subur dan yakin kami berdua berada di fase yang 'aman', saya mengizinkan dirinya hanya untuk saat itu saja.

Saya kemudian hamil anak aktor K pada Juli 2020. Jujur, saya amat takut. Kami harus diam-diam berpacaran dan kami bahkan tak bisa berpegangan tangan atau jalan berdekatan satu sama lain di muka publik.

Saya tak mengerti apa yang akan saya lakukan begitu perut saya mulai membesar. Bagaimana saya akan merawat anak ini sendirian?

Namun saya mencoba meyakinkan dirinya untuk membiarkan saya memiliki anak ini, mengatakan bahwa saya akan berkorban dan membesarkan anak ini sendirian hingga dia siap untuk mengumumkannya.

Ya, kehamilan tak diinginkan membuat saya bingung dan takut. Namun dengan dukungan dari dia, saya siap membawa bayi ini ke dunia. Anaknya menjadi kehamilan pertama saya (dan aborsi pertama saya).

Saya memiliki rahim yang lemah. Saya selalu diingatkan oleh dokter-dokter saya bahwa tak akan mudah bagi saya untuk memiliki anak. Sehingga ketika saya hamil, dokter saya bilang ke saya, "saya harap Anda bisa memiliki anak ini. Anda mungkin tak akan pernah bisa hamil lagi bila menggugurkannya".

Saya berkomunikasi dengan aktor K dan mengatakan kepadanya di lokasi bahwa pihak rumah sakit menyarankan saya mempertahankan bayi ini demi peluang kehamilan saya di masa depan.

Seperti ibu mana pun, saya ingin melahirkan anak dari pria yang saya cintai. Dan seperti perempuan mana pun, saya ingin mendengar dia setuju dan bertanggung jawab akan kondisi kami.

 

[Gambas:Video CNN]



Di KakaoTalk, dia bersikap seperti ada peluang bagi kami berdua menemukan jalan keluar soal ini. Dia bahkan bersikap seolah dia akan bertanggung jawab. Namun ketika kami bertemu langsung untuk membahas hal ini, dia berbeda.

Saya memiliki tangkapan layar dari percakapan dengan si bajingan itu.

Aktor K, yang saat itu berada di tengah produksi sejumlah acara, datang ke tempat saya usai syuting dan tinggal selama beberapa hari. Dia menghabiskan beberapa hari mencoba meyakinkan saya untuk aborsi.

Saat itu, saya sudah hamil 6-7 minggu, jadi perut saya terasa amat tegang. Saya mengatakan kepadanya saya sakit, namun ia tak peduli. Dia bilang, "[karena kamu sudah terlanjur hamil], tidak masalah kan kalau keluar di dalam lagi?" dan meminta saya untuk berhubungan badan dengannya.

Dia tidak pakai pengaman. Namun dia mengatakan kepada saya bahwa saya "kini sudah menjadi bagian dari keluarganya".

Kemudian, dia memaksa dengan mengatakan bahwa "tidak masuk akal memiliki anak hanya karena dokter mengatakan sebuah aborsi bisa membahayakan kehamilan saya di masa depan".

Dia mencoba bersikap seperti dirinya juga menginginkan bayi itu, namun dia juga mengancam saya bahwa seorang anak dalam hidupnya akan menghabiskan kerugian 900 juta won [Rp10,8 miliar], yang mana dia tidak sanggup membayarnya.

Dia menggunakan orang tuanya untuk melawan saya, mengatakan bahwa memiliki anak bakal membuat dirinya sulit mengejar karier akting dan merawat orang tuanya.

lanjut ke sebelah..

HALAMAN :
1 2 3 4
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER