Kompolnas dipanggil Presiden Jokowi ke Istana sore ini. Jokowi yang hendak memutuskan soal calon Kapolri dan seputar kisruh KPK-Polri pekan ini, menurut informasi Tim 9 akan membatalkan pelantikan Komjen Budi Gunawan dan bakal mengajukan nama baru calon Kapolri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal serupa dikemukakan Komisoner Komponas Adrianus Meliala. Menurutnya, ada aturan tak tertulis bahwa sebaiknya Kapolri seimbang dari segi angkatan agar kompak di lapangan dengan anak buahnya. “Jika (Suhardi) kami calonkan dan dia dipilih Presiden, dikhawatirkan dia akan kesulitan memimpin senior-seniornya di Polri,” ujar Adrianus, Senin (9/2).
Ada beberapa alasan yang membuat Kompolnas mengubah sikapnya, antara lain menurut Komisoner Kompolnas Hamidah Abdurrahman, Suhardi saat ini sudah berpangkat jenderal bintang tiga, dan masa tugasnya sebagai polisi masih lama, jauh dari waktu untuk pensiun.
“Ini juga untuk memberikan Presiden lebih banyak pilihan soal calon Kapolri,” kata Nasser kepada CNN Indonesia. Nasser saat ini sudah berada di sekitar Istana Kepresidenan, siap menghadap Jokowi bersama anggota Kompolnas yang lain.
Total ada enam nama calon Kapolri yang bakal diserahkan Kompolnas ke Jokowi. Mereka adalah Wakapolri Komjen Badrodin Haiti, Kepala Badan Pemeliharaan dan Keamanan Polri Komjen Putut Eko Bayuseno, Inspektur Pengawasan Umum Polri Komjen Dwi Priyatno, Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Komjen Budi Waseso, mantan Kabareskrim Komjen Suhardi Alius, dan Kepala Badan Narkotika Nasional Komjen Anang Iskandar. (agk)