“Saya marah! Sikap dan perkataan Bambang Soesatyo sudah tidak mencerminkan dia sebagai kader Golkar. Itu menunjukkan keangkuhan. Kasar. Dia menyebut kami post-power syndrome. Padahal merekalah yang kena post-power syndrome,” ujar Yorrys.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi ancaman itu, Bamsoet tenang saja. Ia merasa punya hak untuk merobek-robek surat yang diributkan itu karena menganggap surat itu palsu. Menurutnya, Sekretariat Fraksi Golkar tak pernah mengeluarkan surat tersebut. Bamsoet bahkan melaporkan Agus Gumiwang ke Badan Reserse Kriminal Polri dengan tudingan pemalsuan kop surat dan stempel Fraksi Golkar.
Bamsoet pun menertawakan niat Yorrys untuk memecatnya. “Memang bisa? Apa dasarnya untuk memecat saya? Kubu Ancol harus banyak-banyak istigfar. Enggak usah marah-marah, nanti bisa stroke,” ujar anggota Komisi III itu setengah mengejek.