Wahyu, Asisten Bidang Penelitian Penyelesaian Laporan Pengaduan Ombudsman, menjelaskan RSCM kewalahan menangani 100 ribu pasien bedah mata setiap tahun. Kepada Ombudsman, manajemen RSCM mengakui sebanyak 50 persen pasien dipastikan tidak ditangani.
"Sampai Februari 2015, sudah ada 1.000 orang antre untuk dioperasi," kata Wahyu kepada CNN Indonesia, awal Februari lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kenapa tidak di RS swasta? Karena BPJS Kesehatan saat ini masih menjajagi komitmen. Sudah satu tahun belum selesai," ujar Wahyu.
Untuk itu, kementerian saat ini fokus untuk memenuhi ketersediaan rumah sakit, klinik, maupun puskesmas dengan fasilitas lengkap. Targetnya, tidak semua pasien akan dirujuk ke rumah sakit besar di Jakarta seperti RSCM, RS Harapan Kita untuk jantung, dan lainnya.
"Sisi supply adalah tantangan terbesar kami. Peserta tumbuh luar biasa sehingga harus dikejar habis-habisan. Jangan sampai semua rujukan ke Jakarta," ujar Donald saat berbincang dengan CNN Indonesia.
Kini kementerian tengah menyiapkan 14 RS rujukan nasional yang akan memiliki level setara RSCM maupun RS Harapan Kita. RS rujukan tersebut akan berlokasi di 13 provinsi di antaranya Sumatera Utara, Sumatera Selatan, provinsi di Pulau Jawa, Maluku, Kalimantan, Papua, dan Sulawesi Selatan. (rdk/sip)