"Saya harap kriminalisasi di negeri ini bisa segera dihentikan. Mudah-mudahan juga nantinya ada kerja sama antara Polri dan KPK untuk melakukan sinergi dalam memberantas korupsi," kata Bambang saat konferensi pers di Lembaga Bantuan Hukum, Jakarta.
Lebih lanjut lagi, Bambang mengatakan kriminalisasi tengah terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Akibatnya, menurut Bambang, terbentuk semacam "atmosfer" ketakutan. "Ini pernah terjadi saat Orde Baru dan seharusnya tidak terjadi lagi di masa ini," katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, Bambang menilai elemen masyarakat telah bergerak melawan kriminalisasi tersebut. "Mulai dari kalangan seni, mahasiswa, lintas agama, dan aktivis perempuan telah menunjukkan aksi solidaritasnya. Semoga nantinya ada titik keseimbangan baru," katanya.
Selain Bambang, tercatat beberapa nama yang masuk dalam daftar kriminalisasi lembaga tersebut, seperti bekas Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana, Dosen Universitas Andalas Charles Simabura, bekas Hakim Agung Komariah Emong, serta para pimpinan KPK lainnya. (pit)