"Mary Jane adalah perempuan yang pintar. Selama lima tahun di lembaga pemasyarakatan, ia belajar bahasa Indonesia sampai akhirnya fasih," kata Wakil Ketua Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan Yuniyanti Chuzaifah saat konferensi pers di Komnas Perempuan, Jakarta, Jumat (24/4).
Diceritakan oleh Yuniyanti, Mary sangat hati-hati saat menuliskan surat tersebut. "Ia memikirkan dengan serius kata-kata apa yang pantas dituliskan untuk seorang presiden," katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepada Bapak President Joko Widodo
Saya sebagai ibu yang punya dua anak yang masih kecil dan sangat membutuhkan kasih sayang seorang ibu yang mereka cintai.
Bapak yang mulia saya percaya bahwa Bapak sebagai ayah untuk anak Bapak, bisa merasakan apa yang anak Bapak rasakan kalau anak Bapak yang ada di posisi anak-anak saya, pasti sangat menyakitkan karena mengambil hak anak-anak saya untuk bersama dengan ibu mereka dengan tidak mengabulkan permohonan grasi saya.
Bapak yang Mulia, saya percaya sebagai Bapak Negara Indonesia seharusnya Bapak melindungi anak-anaknya terutama yang benar-benar tidak bersalah.
Saya sungguh-sungguh mohon selamatkan saya dari hukuman mati dan berikan saya kesempatan untuk bersama dan membesarkan anak-anak saya. Tuhan selalu memberkati Bapak President Joko Widodo dan seluruh keluara Bapak. (pit/pit)