Setelah pidato singkat dan menyerahkan kepemimpinan ke tangan Habibie, Soeharto langsung meninggalkan Istana. Tak ada aktivitas mengeluarkan barang pribadi di Istana. Dia juga tak berbasa-basi dengan orang-orang yang ada di singgasananya selama 32 tahun itu.
"Mobil Mercy yang dipakai beliau dari rumah Cendana ke Istana juga langsung diserahkan ke Istana. Mobil yang dipakai Bapak berbeda antara pulang dengan berangkat, tidak lagi memakai RI 1," ujar Suweden.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suweden melihat seluruh keluarga Soeharto ada di sana, termasuk anak-anaknya. Kepada mereka yang telah menanti dia keluar dari mobil cadangan RI 1 itu, Soeharto berujar, "Saya sudah tidak jadi presiden lagi."
Di mata Suweden, ucapan Soeharto hari itu sama sekali tak bernada sedih.