Juru Bicara Pansel KPK Betti Alisjahbana dalam keterangan tertulis yang diterima CNN Indonesia menginformasikan mayoritas pendaftar berasal dari kalangan pegawai negeri sipil, yakni sebanyak 78 orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencana bergabungnya personel TNI ke KPK sebelumnya telah dibicarakan Panglima TNI Jenderal Moeldoko dan Pelaksana Tugas Ketua KPK Taufiequrachman Ruki. Namun saat itu posisi yang disebut tersedia untuk Perwira Tinggi TNI bukan Komisioner KPK.
Secara terpisah, Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Fuad Basya menyatakan institusinya punya sumber daya manusia untuk semua posisi yang dibutuhkan KPK. “Orang yang kami kirim selalu punya kapasitas dan kapabilitas. Untuk tugas-tugas kesekjenan bisa, pengamanan internal ada, penyidik juga bisa,” kata dia (Baca TNI: Kami Punya Orang untuk Semua Posisi di KPK)
Saat ini ari seluruh pendaftar calon pimpinan KPK, 209 telah menyertakan dokumen lengkap, sedangkan 64 lainnya hampir lengkap.
Pansel masih membuka kesempatan bagi mereka yang ingin mendaftar mengikuti seleksi pimpinan KPK. Pendaftaran baru akan ditutup Jumat pekan depan (3/7) pukul 12.00 WIB. Selanjutnya nama-nama pendaftar yang lolos seleksi administrasi akan diumumkan keesokannya, Sabtu (4/7), lewat konferensi pers.
Nama-nama mereka yang lolos seleksi administrasi juga dapat dilihat di website Kementerian Sekretariat Negara, www.setneg.go.id. Pada situs itu pun akan disediakan laman khusus bagi masyarakat untuk memberikan tanggapan atas nama-nama yang lolos tersebut.
Pansel mengimbau tanggapan masyarakat itu disertai dengan informasi atau data pendukung. Betti menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menghasilkan pemimpin KPK yang berkualitas. (agk)