"Saat semuanya sudah terpenuhi, tercukupi kelengkapan formil dan materiil berkas perkaranya kami serahkan segera. Kami tidak mau lama-lama," kata Jaksa Agung M Prasetyo di Kompleks Kejagung, Jakarta, Jumat (11/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil-mobil tersebut dirancang sedianya ditujukan untuk ajang pamer dalam pertemuan kerja sama ekonomi negara-negara Asia Pasifik (APEC) 2013.
Mantan Kepala Sub Direktorat Penyidikan pada Jampidsus Sarjono Turin pernah mengatakan, belasan mobil listrik tidak mendapat izin jalan dari Kementerian Perhubungan lantaran tidak lolos sejumlah persyaratan. Selain tidak layak jalan, pengadaan mobil-mobil listrik itu dianggap telah melanggar hak merek dagang dari Agen Tunggal Pemegang Merk atau ATPM.
ATPM merupakan suatu merek dagang berbentuk perusahaan yang ditunjuk untuk memasarkan suatu produk atau merek tertentu di Indonesia oleh produsen yang umumnya berada di luar negeri. Dalam hal ini, kata Turin, mobil listrik yang dibuat Dasep telah memanipulasi merek Toyota dengan jenis mobil Alphard. (sur)