"CCTV tersebut bukan merupakan alat bukti saat ini. Tapi sifatnya petunjuk dalam bidang penyelidikan," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (5/10).
Krishna mengatakan sampai saat ini masih melakukan proses back up terhadap data rekaman yang terdapat di CCTV. Ia mengaku pihaknya tidak bisa melihat secara cepat gambar yang terdapat di dalam rekaman di CCTV tersebut. Hal tersebut untuk mengantisipasi kemungkinan kesalahan penilaian terhadap isi rekaman CCTV tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Krishna mengaku tim gabungan sedang bekerja intensif dan terus melakukan evaluasi terhadap berbagai temuan penyelidikan untuk mengungkap kasus pembunuhan sadis tersebut.
Saat ini kepolisian memfokuskan penyelidikan kepada lokasi awal korban dinyatakan hilang. Polisi telah melakukan koordinasi dengan beberapa pihak terperiksa yang memiliki potensi untuk dijadikan saksi.
Selain itu, sudah ada dua orang yang diperiksa oleh polisi. Kedua orang itu dinilai menjadi saksi yang sangat potensial untuk mengungkap kasus pembunuhan dengan kekerasan seksual tersebut. (bag)