Bahkan, kata Badrodin, tidak menutup kemungkinan pemeriksaan saksi-saksi dapat berujung pada penetapan tersangka baru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia juga menegaskan perkara ini akan terus diusut oleh kepolisian. "Kasus ini masih berjalan, karena itu pemeriksaan saksi juga masih berjalan."
Sementara itu, Lino sendiri ketika tiba di Markas Besar Polri tidak banyak memberikan komentar. "Nanti saja, saya masuk dulu ya," ujarnya.
Dia hanya menyatakan siap menghadapi pertanyaan-pertanyaan penyidik yang ditujukan kepadanya. Selain itu, dia menegaskan dalam hal ini dia diperiksa hanya sebagai saksi.
Dalam kasus ini, penyidik menduga ada motif korupsi lantaran 10 mobile crane yang diadakan justru tidak dikirimkan ke tempat yang direncanakan. Alat-alat berat itu seharusnya dikirimkan ke delapan pelabuhan berbeda di Indonesia.
Atas dugaan tersebut, penyidik telah menggeledah kantor perusahaan pelat merah itu. Penggeledahan yang dipimpin Brigadir Jenderal Purnawirawan Victor Simanjuntak (Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus kala itu) juga dilakukan di kantor Lino.
(obs)