Beredar Daftar Penerima Vaksin Pertama, Jokowi hingga BCL

CNN Indonesia | Sabtu, 09/01/2021 07:17 WIB
Berdasarkan dokumen yang beredar di media sosial, penerima prioritas vaksin Corona meliputi Presiden Jokowi hingga selebritas BCL. Ilustrasi vaksinasi Covid-19. (Foto: University of Oxford via AP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Beredar kabar rencana penyuntikan vaksin Covid-19 perdana pada 13-15 Januari 2021 dengan penerimanya terdiri dari pejabat publik, seperti Presiden Joko Widodo, tokoh agama, seperti Ketua PBNU Marsudi Syuhud, hingga artis Bunga Citra Lestari (BCL).

Hal itu berdasarkan tangkapan layar yang berisi daftar kelompok dan individu penerima vaksin Corona berlogo Kementerian Kesehatan RI. Slide yang beredar di media sosial itu bertajuk 'Rencana Penyuntikan Perdana 13-15 Januari 2021'.

Presiden Jokowi berada di Kelompok I yang akan disuntik vaksin pada 13 Januari 2021. Bersama dia, ada sejumlah pejabat publik lain yang juga disuntik pada hari itu. Yakni Menteri Kesehatan, Menteri BUMN, Menteri Luar Negeri, dan Mendiknas.


Kemudian ada Panglima TNI, Kapolri, Ketua Satgas Covid-19, serta Kepala BPOM.

Sedangkan pada Kelompok II yang akan menerima penyuntikan vaksin di tanggal tersebut terdiri dari unsur asosiasi profesi dan pemimpin kunci institusi kesehatan (Key Opinion Leader) bidang kesehatan.

Mereka ialah Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Daeng M. Faqih; Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Harif Fadhillah; Ketua Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia (PP IBI), Emi Nurjasmi;

Ahli Vaksin Milenial, Dirgayuza Rambe; Ketua Muhammadiyah COVID-19 Command Center (MCCC), Agus Syamsudin; dan Ketua Satgas NU Peduli COVID-19, M. Makky Zamzami.

Lalu ada Najwa Shihab; Dokter Tirta; Bunga Citra Lestari; dan Raffi Ahmad.

Pada kategori tokoh agama yang berada di Kelompok III ada Ketua PBNU, Marsudi Syuhud; perwakilan Muhammadiyah; Sekjen MUI, Amirsyah Tambunan; Ustaz Das'ad Latief, perwakilan organisasi Kristen, Katolik, Buddha dan Hindu.

Sementara untuk tanggal 14-15 Januari 2020, sasaran dalam program vaksinasi menyasar pejabat publik daerah yakni Gubernur, Kepala Dinas Kesehatan, Sekda Pangdam, Kapolda dan Dirut RSUD rujukan Covid-19.

Berikutnya ada pengurus Asosiasi Profesi Tenaga Kesehatan dan Key Opinion Leader Kesehatan Daerah. Lalu, sasaran selanjutnya tokoh agama daerah yakni perwakilan NU, perwakilan Muhammadiyah, perwakilan Organisasi Kristen, Katolik, Hindu dan Buddha.

Kemenkes sendiri sudah membantah mengeluarkan slide tentang daftar penerima vaksin itu.

"Itu bukan rilis resmi Kementerian Kesehatan ya, dan informasi tersebut tidak dapat dijadikan rujukan," kata Juru Bicara Vaksin Covid-19 dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (8/1). 

(ryn/arh)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK