Anies Pamer Pembangunan DKI Jakarta ke Sekjen PBB

CNN Indonesia | Sabtu, 17/04/2021 19:15 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut Jakarta telah bertransformasi dari pembangunan berbasis mobil ke pembangunan berbasis transit. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut Jakarta telah bertransformasi dari pembangunan berbasis mobil ke pembangunan berbasis transit. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A).
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memamerkan pencapaian pembangunan Jakarta sebagai Kota Berketahanan Iklim ke Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

Hal itu disampaikan Anies dalam forum diskusi internasional kota-kota anggota C40 bersama Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Gutteres pada Jumat (16/4) kemarin.

"Saat ini, Jakarta telah bertransformasi dari pembangunan yang berbasis mobil ke pembangunan yang berbasis transit," kata Anies dalam forum tersebut sebagaimana dituliskan dalam siaran pers Pemprov DKI Jakarta, Sabtu (17/4).


Anies mengatakan bahwa DKI Jakarta memiliki target menekan emisi karbon hingga nol (zero emission) pada 2050 mendatang. Dia menekankan bahwa pemerintah kota memiliki peran untuk memastikan lingkungan yang ditinggali oleh warganya layak dan tahan dari perubahan iklim.

Oleh sebab itu, kata dia, salah satunya adalah dengan mengurangi emisi karbon secara signifikan.

"Jakarta memimpin dalam aksi transportasi dan mobilitas yang berkelanjutan dan kami ingin melanjutkan lebih jauh," kata Anies.

Anies lantas memberikan dua usulan kepada Sekjen PBB dalam mendukung program pengurangan emisi karbon dan mengatasi dampak perubahan iklim di dunia.

"Pertama-tama, PBB dapat mendorong negara-negara untuk mengakui pencapaian aksi iklim yang dilakukan pada tingkat kota dan itu perlu dihitung sebagai bagian dari National Determined Contribution (NDC) dari aksi iklim," ucapnya.

Kemudian, PBB dinilai Anies juga dapat mendorong dan membantu terjadinya integrasi secara vertikal dan horizontal dalam membuat aksi perubahan iklim.

Menuju COP 26, kata Anies, PBB dapat mendukung negara-negara mengembangkan arsitektur dan struktur pendanaan secara komprehensif. Dengan demikian, manfaat yang diperoleh pemerintah secara nasional pada forum global dapat dieksekusi pada level lokal.

Merujuk pada rilis tersebut, Sekjen PBB mengatakan setuju dan akan menindaklanjuti usulan dari Anies tersebut. Menurutnya, hal itu sangat mungkin dilakukan oleh PBB sehingga tak hanya menjadi sekedar wacana.

"Apabila saya boleh menanggapi, saya hanya ingin menyampaikan bahwa kami sepenuhnya siap untuk melakukan yang terbaik dengan organisasi dan tim perwakilan PBB pada berbagai negara untuk sepenuhnya melalui advokasi global dengan para pemerintah untuk melakukan persis seperti yang Anda usulkan kepada kami," kata Antonio sebagaimana ditulis siaran pers Pemprov DKI Jakarta.

(mjo/sfr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK