Total 107 suara akan diperebutkan oleh para kandidat ketua umum, dengan pemilik suara adalah: seluruh klub Liga Super Indonesia, klub-klub teratas Divisi Utama, perwakilan klub Liga Nusantara, perwakilan pengurus provinsi, perwakilan klub sepak bola wanita, perwakilan klub futsal, perwakilan asosiasi wasit, perwakilan asosiasi pemain, perwakilan asosiasi pelatih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suporter Persebaya 1927 menggunakan spanduk untuk menyampaikan aksi protes terhadap PSSI. (CNN Indonesia/M. Arby Putratama) |
Untuk mempersiapkan aksi tersebut, puluhan bonek dari tua hingga muda begadang hingga sekitar pukul dua pagi untuk menyambut KLB PSSI, pada Sabtu dini hari (17/4) di Wisma Persebaya di Jl Karang Gayam.
"Sebagai persiapan, hari ini (18/4) jam 8 pagi sudah di sana," kata salah seorang veteran bonek yang tidak ingin disebutkan namanya kepada CNN Indonesia.
Berdasarkan pantauan dari wartawan CNN Indonesia, kongres yang diadakan di Hotel JW Marriot Jalan Embong Malang No.85-89 tersebut akan dijaga oleh polisi di dua ujung jalan tersebut, guna mencegah datangnya Suporter Persebaya 1927 yang menyatakan bahwa mereka menolak penyelenggaraan Kongres.
Pihak kepolisian sendiri yakin bahwa penyelenggaraan Kongres berjalan aman.
"Kami sudah siapkan dua SSK (Satuan Setingkat Kompi) Brimob, dua SSP (Satuan Setingkat Pleton) Brimob, dan sabhara (Satuan Samapta Bhayangkara," kata Kasubdit Penmas Polda Jatim AKBP Dwi Setyorini saat dihubungi CNN Indonesia via telepon pada Jumat (17/4). "Jumlah ini juga ditambah bantuan dari Polrestabes Surabay dan juga polisi lalu lintas."
Diperkirakan 800 personel keamanan akan menjaga pelaksanaan Kongres.
Sementara itu, rombongan massa tidak membuat khawatir warga setempat bahwa jalan akan menjadi macet. "Kemungkinan tidak bikin macet karena di daerah itu masih banyak alternatif jalan yang lain," ucap salah seorang supir taksi, Siswanto. (vws)
Suporter Persebaya 1927 menggunakan spanduk untuk menyampaikan aksi protes terhadap PSSI. (CNN Indonesia/M. Arby Putratama)