Menurut Christine, sikap perusahaan yang konsisten menyasar kelas menengah ke bawah menjadi penyebab utama kenaikan penjualan perusahaan.
"Lebaran memang selalu mendukung penjualan Ramayan. Tiap tahun emiten itu pasti untung paling tinggi," ujar Christine.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk momen yang sama tahun ini, perusahaan pun menargetkan penjualan naik 11,4 persen menjadi Rp3,9 triliun dibandingkan dengan penjualan tahun 2016 sebesar Rp3,5 triliun.
Sementara itu, Christine menilai, kenaikan penjualan Ramayana Lestari juga dinilai karena kelas menengah ke bawah belum memiliki akses teknologi yang tinggi seperti kelas menengah ke atas yang sudah dipengaruhi oleh bisnis toko daring.
"Jadi pengetahuan tentang e-commerce sedikit," imbuh Christine.
Tak jauh berbeda, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) menyebut, penjualan selama Ramadan hingga Lebaran memiliki kontribusi sekitar 30-40 persen terhadap penjualan selama setahun. Namun, perusahaan enggan menyebut rincian kenaikan penjualan khusus bulan Ramadan itu sendiri.
"Untuk target same store sales growth (SSSG) tahun ini single digit," ungkap Sekretaris Perusahaan Matahari Department, Miranti Hadisusilo.