KESEHATAN TIDUR
Hobi Makan Larut Malam? Waspada Bahayanya
Merry Wahyuningsih | CNN Indonesia
Selasa, 20 Jan 2015 20:07 WIB
Makan larut malam bisa menjadi gejala depresi yang berkaitan dengan kondisi Nighttime Eating Syndrome (NES atau sindrom makan malam hari). Orang dengan NES makan sebagian besar kebutuhan kalori setelah jam 6 sore, menurut Dr Michael Craig Miller dari Harvard Health Publications.
Orang dengan NES kebanyakan mengalami depresi dan makan larut malam karena ketidakseimbangan hormon. Makan larut malam biasanya melibatkan gula dan karbohidrat, yang merupakan makanan pemicu rasa nyaman sehingga dapat mengobati diri sendiri.
Orang dengan NES kebanyakan mengalami depresi dan makan larut malam karena ketidakseimbangan hormon. Makan larut malam biasanya melibatkan gula dan karbohidrat, yang merupakan makanan pemicu rasa nyaman sehingga dapat mengobati diri sendiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diabetes
BACA HALAMAN BERIKUTNYA