Wajah mereka tertutup rapat.
Kedua orang ini bertanya kepada pegawai perawatan lokasi kantor majalah itu, dan melepas tembakan sehingga salah satu pegawai ini tewas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tembakan dilepas dan 10 orang tewas, termasuk para editor dan seorang polisi yang bertugas menjaga mereka.
Seorang dokter yang merawat korban yang luka mengatakan kedua penembak secara khusus menanyai nama-nama korban sebelum membunuh mereka.
Dr. Gerald Kierzek mengatakan penembak memisahkan antara pria dan wanita sebelum melepas tembakan. Dia mengatakan tembakan itu bukan tembakan acak, tetapi lebih mirip eksekusi yang tepat sasaran.
Kedua pelaku keluar dari gedung dengan mengendarai mobil bersama tersangka ketiga, dan tiga kali terlibat tembak menembak dengan polisi.
Seorang polisi yang berada di luar gedung tertembak dan dibunuh dari jarak dekat sebelum pelaku kemudian melarikan diri.
Yang tidak diketahui: Para penyelidik masih mencoba merinci insiden di dalam kantor Charlie Hebdo.
Serangan ini tampak sangat terorganisasi, hingga rencana melarikan diri. Belum jelas apakah pelaku mendapat bantuan lain.
Perdana Menteri Manuel Valls mengatakan pada malam itu aparat melakukan “beberapa penangkapan” terkait penembakan tersebut, tanpa merinci jumlah orang yang ditangkap.
Coulibaly dan pacarnya Hayat Boumeddienne kenal dekat dengan Cherif Kouachi. (Paris Prefecture de Police/Handout/Reuters)