Budi Waseso baru 18 hari menjadi Kabareskrim, menggantikan Komisaris Jenderal Suhardi Alius yang dimutasi ke Lembaga Ketahanan Nasional sebagai Sekretaris Utama. (Baca: Calon Kapolri dari Angkatan 82-84, Suhardi Alius Terlempar)
Karier Budi Waseso di Kepolisian terbilang cukup cemerlang. Kariernya meningkat sejak menjabat sebagai Widyaiswara Utama Staf Pimpinan Polri pada 2013, berlanjut menjadi Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi Polri pada 2014. Hal inilah yang disebut-sebut menjadi alasan kuat terpilihnya Budi Waseso menjadi Kabareskrim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua tahun sebelumnya, Budi yang saat itu menjabat sebagai Kepala Pusat Pengamanan Internal Mabes Polri pun sempat ramai menjadi bahan pemberitaan karena kasus penangkapan Komisaris Jenderal Susno Duadji di Bandara Soekarno-Hatta terkait perkara korupsi. Susno ditangkap atas campur tangan Budi Waseso.
Mengemban jabatan baru sebagai Kabareskrim saat ini, Budi Waseso mengatakan akan menjaga dan mengkonsolidasikan jajaran Bareskrim. Pekerjaan rumah yang ditinggalkan pejabat lama dijanjikannya akan diselesaikan. "Saya pasti lanjutkan," kata Budi.