Fokus perhatian KPK adalah: apakah benar seluruh anggaran BPJS Kesehatan telah digunakan hanya untuk menyembuhkan masyarakat yang sakit? Atau masih adakah pintu masuk untuk mengelabui uang negara demi kantong pribadi? CNN Indonesia berkesempatan untuk bisa menengok kajian itu. Beberapa masalah ternyata ditemukan.
Sejumput potensi fraud, menurut kajian KPK, datang dari berbagai aspek mulai dari manajemen rumah sakit, tenaga medis, sistem pembayaran, sistem klaim, sistem tarif, efisiensi penggunaan obat, dan dari sisi pelayanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Potensi korupsi yang besar di seluruh lapisan masyarakat di Indonesia, membuat KPK bersiap. Mengutip European Health care Fraud and Corruption Network 2009, sekitar US$ 260 miliar atau 5,59 persen dari total pengeluaran kesehatan di dunia menguap lantaran kecurangan.
Potensi loss sebesar itu dapat terjadi karena sejumlah hal yaitu peningkatan jumlah klaim yang tidak wajar dari beberapa RS dan tidak ada kewenangan BPJS Kesehatan melakukan rekam medis pasien yang dicurigai tidak wajar.