Kamar Dagang Indonesia (Kadin) mencatat, di sektor transportasi Indonesia membutuhkan 2.000 kilometer tol, 3.258 km rel kereta api, 15 bandar udara, dan 24 pelabuhan baru. Ketua Kadin Suryo Bambang Sulisto mengatakan para pengusaha mendukung penuh pembangunan infrastuktur yang ramah lingkungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Oleh karenanya insentif untuk investasi ‘hijau’ merupakan prasyarat mutlak untuk menjamin tercapainya pertumbuhan investasi yang diharapkan,” ujar Suryo.
“Kemitraan antara pemerintah dan sektor swasta akan meningkatkan minat investor asing untuk datang ke Indonesia,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, World Bank Group Managing Director Sri Mulyani Indrawati berkomentar mengenai konsep pembangunan Indonesia. Menurutnya pemerintah harus mulai mempertimbangkan konsep pembangunan berkelanjutan agar pertumbuhan ekonomi bisa terus terjadi.
Sri Mulyani Indrawati menegaskan, pembangunan bersifat jangka pendek pada akhirnya justru akan memangkas pertumbuhan ekonomi. “Kita tidak bisa hanya mengandalkan pertumbuhan saja, kecuali jika pertumbuhannya bersifat inklusif dan ramah lingkungan secara berkelanjutan. Sukses tergantung pada bagaimana sebuah negara tumbuh, bukan hanya berapa besar,” kata Sri Mulyani. (gir/ded)